5 Cerpen Lucu dan Menghibur, Cocok Redakan Stres

Selasa, 30 Juni 2020 15:40 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda
5 Cerpen Lucu dan Menghibur, Cocok Redakan Stres ilustrasi tertawa. © filmonic.com

Merdeka.com - Menjalani rutinitas setiap hari biasanya akan membuat kita merasa penat dan tidak bersemangat. Karena hal itu, penting bagi kita untuk meluangkan waktu sejenak untuk mencari hiburan. Ada banyak cara menghibur diri, mulai dari nonton film, bercanda dengan teman, atau sekadar membaca cerpen lucu.

Beberapa cerpen lucu ini diambil dari hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan. Bahasanya juga ringan dan santai, sehingga mudah dipahami banyak orang. Selain itu, cerita lucu ini juga tersaji dengan singkat, sehingga tak perlu waktu lama untuk membacanya.

Bagi kamu yang sedang mencari hiburan untuk meredakan stres, berikut ini kami telah rangkum 5 cerpen lucu dan menghibur yang dilansir dari Brilio.net.

1 dari 5 halaman

1. Cerpen Lucu Tentang Penemuan yang Hebat

Seorang laki-laki datang ke Institute of Science, tempat para peneliti memperagakan hasil penemuan mereka dan mendapatkan hak paten bagi penemuan tersebut.

"Saya telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa berbicara dengan manusia lain di tempat yang berjauhan. Dan saya menamakan alat itu TELEPON," katanya. Para hadirin terkagum-kagum.

Tak lama kemudian, datang lagi dua orang bersaudara. "Kami telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa terbang seperti burung. Dan kami menamakan alat itu PESAWAT TERBANG." Para hadirin semakin kagum.

Tiba-tiba, datanglah seseorang lagi. "Saya telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa berjalan menembus dinding, kaca dan besi," katanya. Para hadirin heboh dan segera ingin tahu. "Dan saya menamakan alat itu PINTU."

2 dari 5 halaman

2. Cerpen Lucu Tentang Bos yang Berwibawa

Seorang bos di sebuah perusahaan besar tiba-tiba melakukan inspeksi mendadak ke pabriknya untuk melihat kinerja para karyawannya. Di pabrik keempat, ia menemukan seorang pria muda yang tengah bersandar di dekat pintu, tampaknya ia tengah bersantai.

Semua pekerja yang ada di ruangan itu tengah sibuk bekerja, kecuali dirinya. Si bos segera menghampir pemuda tersebut dan bertanya, "Berapa gajimu seminggu?"

Dengan sedikit terkejut, pemuda itu melihat ke arah si bos dan berkata, "Hm.. sekitar 100.000 per minggu, kenapa memangnya?"

Si bos mengeluarkan dompetnya dan mengambil dua lembar uang 100 ribu-an. Ia mengulurkannya pada si pemuda, "Ini gajimu untuk dua minggu dan cepat pergi dari sana. Aku tak mau melihatmu lagi!"

Dengan keterkejutan luar biasa dan juga takut, si pemuda segera meninggalkan tempat tersebut tanpa banyak bicara. Lalu dengan muka berwibawa si bos melihat para stafnya yang sedari tadi memperhatikan adegan itu. "Adakah yang tahu, dari divisi manakah pemuda pemalas tersebut?" tanya si bos.

Suasana menjadi hening sampai akhirnya seorang staf menjawab dengan sedikit ketakutan, "Ia tak bekerja di sini. Ia adalah pengantar pizza yang mengantar pesanan."

3 dari 5 halaman

3. Cerpen Lucu Tentang Ramalan untuk Katak

Seekor katak pergi menemui seorang peramal untuk mengetahui apakah dia beruntung dalam urusan asmara atau tidak. Peramal itu kemudian membaca telapak tangan si katak dan berkata, "Aku mempunyai kabar baik dan kabar buruk. Mau dengar yang mana dulu?"

Si katak ingin mendengat kabar baiknya terlebih dulu. Peramal pun berkata, "Kamu akan bertemu seorang gadis cantik. Dia akan tertarik padamu dan ingin mengetahui segala sesuatu tentang dirimu. Dia ingin kamu terbuka padanya dan memberikan hatimu padanya."

"Wah, itu hebat!" kata si katak. "Tapi, apa kabar buruknya?" tanya katak. Peramal pun menjawab, "Kamu akan bertemu dengannya di kelas biologi."

4 dari 5 halaman

4. Cerpen Lucu Tentang Bolos Sekolah

Guru mengabsen murid di sekolah. Ternyata Delon tidak masuk. Tiba-tiba kepala sekolah memanggil guru yg sedang mengabsen.
Kepala sekolah: "Ini ada telepon."
Guru: "Halo."
Penelpon: "Halo, saya mau memberitahu bahwa Delon sedang sakit jadi tidak bisa masuk sekolah."
Guru: "Maaf ini dari siapa?"
Penelpon: "Ini dari ayah saya."

5 dari 5 halaman

5. Cerpen Lucu Tentang Cerita Dari Manado

Sari: (ketakutan) "Mak, mana Bapak?"
Ibu: "Ke luar kota, kenapa kau?"
Sari: (dengan nada pelan) "Maaf ya, Mak. Kayaknya aku hamil, deh."
Ibu: (kaget). "Apa? Apa kau bilang!"
Sari: (gemetaran). "Aku hamil, Mak."
Ibu: (marah-marah sambil geleng-geleng kepala) "Hamil!"
Sari: "Iya, hamil!!"
Ibu : "Aaaahh, nggak mungkin! Kau bercanda sajalah! Pergi kau istirahat."
Sari: "Tapi akhir-akhir ini, aku sering muntah-muntah, Mak."
Ibu: (rada cuek) "Aaaahh. Palingan cuma masuk angin aja kamu tuh. Pigi kau beli minyak angin sana. Nanti juga sembuh."
Sari: (tersedu-sedu) "Hikss, hikss. Tapi kenapa pula sekarang aku suka makan yang asem-asem ya, Mak?"
Ibu: (dengan kesal sambil teriak) "Berhentilah kau mengkhayal SARIPUDIN! Mamak tempeleng kau nanti ya! Laki-laki mana pula bisa hamil dan melahirkan!"

[raf]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini