12 Tanda Metabolisme Lambat pada Tubuh, Jangan Diabaikan

Minggu, 7 Agustus 2022 08:01 Reporter : Andre Kurniawan
12 Tanda Metabolisme Lambat pada Tubuh, Jangan Diabaikan Ilustrasi gemuk. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Ketika kita sudah menghitung kalori dengan cermat, latihan rutin, cukup tidur, namun masih tidak melihat perubahan pada berat badan Anda, ini mungkin karena metabolisme Anda. Ya, ketidakmampuan tubuh untuk menurunkan berat badan bisa jadi karena metabolisme tubuh yang lambat.

Metabolisme adalah proses di mana tubuh membakar energi untuk fungsi dasar tubuh seperti detak jantung, fungsi otak, dan pernapasan. Karena metabolisme Anda membakar makanan sebagai bahan bakar, mereka yang memiliki metabolisme cepat dapat makan apa pun yang mereka inginkan, tanpa perlu khawatir berat badannya naik.

Sementara mereka yang memiliki metabolisme lamban harus bekerja lebih keras untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan mereka.

Ada beberapa tanda metabolisme lambat yang perlu Anda ketahui. Jika Anda mengalami salah satu dari tanda tersebut, pastikan untuk mengunjungi dokter untuk mendapatkan tes tiroid, karena bisa saja Anda menderita hipotiroidisme, atau tiroid yang kurang aktif, yang pada akhirnya bertanggung jawab pada metabolisme Anda.

Berikut adalah beberapa tanda metabolisme lambat yang telah kami rangkum dari situs eatthis.

2 dari 4 halaman

Kenaikan berat badan

Tanda metabolisme lambat yang terbesar adalah kenaikan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. Jika Anda sudah makan dengan baik dan berolahraga namun masih mengalami kenaikan berat badan, itu bisa jadi karena metabolisme Anda.

"[Menambah berat badan] sering tidak disadari dan diduga disebabkan oleh peningkatan nafsu makan terutama di kalangan wanita," jelas Mashfika N. Alam, MBBS, dokter umum di Icliniq. "Ini umumnya terkait dengan hipotiroidisme, yang memperlambat laju metabolisme basal karena kekurangan hormon tiroid yang penting untuk aktivitas metabolisme tubuh."

Kesulitan menurunkan berat badan

Tanda metabolisme lambat yang kedua yaitu sulitnya untuk menurunkan berat badan. Metabolisme yang lambat tidak hanya membuat Anda menambah berat badan, tetapi juga membuat Anda sulit untuk menurunkan berat badan, meskipun Anda telah menghitung kalori dan berolahraga dengan rutin. Dr Alam mengatakan bahwa tubuh Anda mungkin memiliki ketidakmampuan untuk menurunkan berat badan "meskipun makan diet seimbang atau terbatas."

Sering merasa lelah

006 destriyana
©2015 Merdeka.com/shutterstock

Tanda metabolisme lambat yang ketiga tubuh jadi sering lelah. Dengan tubuh yang membakar energi pada tingkat yang lebih lambat, ini akan menyebabkan Anda lebih sering merasa lelah. Selain masalah berat badan, kelelahan adalah tanda paling umum dari metabolisme yang lambat, kata Heather L. Hofflich, DO, ahli endokrinologi, dan profesor kedokteran di UC San Diego. Kelelahan Anda bisa jadi karena metabolisme yang lambat.

Kulit kering

Tanda metabolisme lambat yang keempat yakni kulit kering. Ketika Anda memiliki metabolisme yang lambat, sel-sel Anda tidak seaktif yang seharusnya, yang berarti mereka tidak mendapatkan suplai darah yang tepat.

“Karena kulit gagal mendapatkan nutrisi penting… kulit akan kehilangan kilaunya,” kata Dr. Alam. Juga, saat tubuh Anda mencoba untuk menghemat panas, Anda tidak banyak berkeringat. Ini dapat berdampak pada kulit Anda, membuatnya terasa kering dan pecah-pecah.

3 dari 4 halaman

Kuku rapuh

Tanda metabolisme lambat kelima yaitu kuku rapuh. Sama halnya dengan pengaruh metabolisme yang lambat pada kulit, Anda mungkin juga melihat perubahan pada kuku karena kurangnya nutrisi yang diserap oleh tubuh Anda. Beberapa perubahan umum termasuk kuku yang lebih rapuh dan peningkatan tonjolan pada kuku Anda, kata Susan Besser, MD.

Kerontokan rambut

ilustrasi rambut rontok
©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Mellimage

Proses yang sama yang memengaruhi kulit dan kuku juga memengaruhi rambut Anda. Metabolisme yang lambat dapat memengaruhi kemampuan rambut Anda untuk tumbuh dan beregenerasi. Dr Alam menjelaskan bahwa kurangnya mikronutrien yang cukup dari tingkat metabolisme yang lambat dapat menyebabkan rambut Anda rontok.

Sering sakit kepala dan melupakan sesuatu

Ketika hormon tiroid Anda rusak, dapat memicu sakit kepala atau bahkan migrain. Selain itu, jika Anda memiliki terlalu sedikit hormon tiroid yang mengatur metabolisme Anda, dapat menyebabkan memori buruk dan membuat Anda jadi pelupa.

Sering merasa dingin

Merasa dingin sepanjang waktu adalah gejala hipotiroidisme, yang juga memperlambat metabolisme Anda. Jika Anda kedinginan sepanjang waktu, kemungkinan besar tiroid Anda tidak seaktif yang seharusnya—begitu juga metabolisme Anda. "Panas dihasilkan dengan aktivitas metabolisme tubuh," kata Dr. Alam. Metabolisme yang lambat dapat menyebabkan penurunan suhu tubuh inti, yang merupakan tanda lain dari hipotiroidisme.

4 dari 4 halaman

Depresi

Karena hipotiroidisme memperlambat proses dalam tubuh Anda, tidak mengherankan jika suasana hati Anda juga terpengaruh. Depresi telah dikaitkan dengan tiroid yang lambat, dan juga karena metabolisme yang lambat.

Memiliki denyut nadi yang rendah

Jika Anda memperhatikan detak jantung yang melambat, itu bisa jadi karena metabolisme yang lambat. Denyut nadi berbanding lurus dengan metabolisme, karenanya denyut nadi yang melambat terjadi dalam kondisi saat memperlambat laju metabolisme basal, kata Dr. Alam.

Masalah menstruasi

"Penyebab paling umum dari metabolisme yang lambat adalah gangguan tiroid (hipotiroid). Kelenjar tiroid adalah 'kelenjar pengendali utama,'" jelas Dr. Besser. "Ini membantu mengatur fungsi hormonal lainnya seperti fungsi hormonal reproduksi. Jika hormon reproduksi tidak diproduksi secara normal, masalah menstruasi bisa terjadi." Jika siklus Anda tidak teratur atau Anda mengalami kram lebih dari biasanya, pastikan untuk mengunjungi dokter.

Sembelit

Tanda metabolisme lambat yang terakhir adalah sembelit. Metabolisme yang lambat dapat memengaruhi proses tubuh lainnya, termasuk seberapa sering Anda ke kamar kecil. "Dengan metabolisme yang lebih lambat, waktu transit usus juga lebih lambat," jelas Dr. Besser. "Butuh waktu lebih lama bagi makanan untuk melakukan perjalanan melalui saluran pencernaan dan dicerna dengan baik, sehingga terjadi sembelit."

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini