Sudah Dilatih Disiplin sejak Dini, Ini Cerita Masa Kecil Jenderal Soedirman

Kamis, 19 Mei 2022 09:29 Reporter : Shani Rasyid
Sudah Dilatih Disiplin sejak Dini, Ini Cerita Masa Kecil Jenderal Soedirman Masa kecil Jenderal Soedirman. ©Jogjaprov.go.id

Merdeka.com - Jenderal Besar Soedirman merupakan salah satu pahlawan Indonesia paling dikenal. Dia menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin menjajah kembali setelah momen proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Sebelum menjadi tokoh besar, Soedirman memang sudah dilatih disiplin sejak kecil. Lahir dari pasangan Karsid Kartowiradji dan Siyem pada tahun 1916, kehidupan masa kecil Soedirman cukup sederhana.

Saat itu, ia telah diangkat sebagai anak oleh R. Cokrosunaryo, Asisten Camat di Purbalingga, Jawa Tengah yang saat itu menikah dengan bibi Soedirman, Turi. Oleh Cokrosunaryo, Soedirman dididik menjadi pribadi yang disiplin, yang kelak mengantarkannya menjadi salah seorang tokoh besar dalam sejarah Indonesia.

Berikut ulasan selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Dilatih Disiplin Sejak Dini

masa kecil jenderal soedirman
©Jogjaprov.go.id

Dilansir dari Jogjaprov.go.id, Cokrosunaryo mendidik Soedirman kecil dengan penuh kedisiplinan. Ia mengajari Soedirman bagaimana menepati waktu dan menggunakan uang jajan dengan sebaik-baiknya.

Ia pula yang mengajari Soedirman bagaimana caranya membagi waktu antara belajar, bermain, dan mengaji. Sementara itu sang bibi, Turi, mengajari Soedirman soal sopan santun.

Pada waktu itu, Soedirman merupakan anak yang patuh serta baik pada orang tua kandung maupun orang tua angkatnya. Petuah-petuah dari orang tuanya itu menjadikan Soedirman sebagai sosok yang disiplin. Ia pun menjadi orang yang taat menjalankan perintah agama, berlaku adil dan jujur, serta sabar dan menerima.

3 dari 4 halaman

Anak yang Biasa-Biasa Saja

masa kecil jenderal soedirman
©Jogjaprov.go.id

Pada suatu sore setelah Maghrib, R Cokrosunaryo membawa Soedirman yang berusia 7 tahun ke rumah Meneer Sumoyo. Dia merupakan tokoh Budi Utomo yang mendirikan perguruan Pramo Wiroro.

Berkat bantuan dan nasihatnya, Soedirman dapat mengenyam pendidikan di Hollandsche Inlandsche School (HIS) yang setingkat Sekolah Dasar Cilacap. Selama mengenyam pendidikan di HIS, Soedirman termasuk anak biasa dan tidak menonjol. Sekolahnya berjalan lancar dari kelas 1-5 SD. Namun saat kelas 6 SD, ia merasa kurang betah dan ingin pindah ke Pramo Wiroro. Keinginan itu ditolak orang tuanya.

4 dari 4 halaman

Belajar Agama

masa kecil jenderal soedirman
©Jogjaprov.go.id

Setelah lulus SD, Soedirman melanjutkan sekolah ke sekolah Taman Siswa. Pada saat itu memang banyak anak-anak yang tertarik bersekolah di Taman Siswa karena pada hari libur mereka akan diajak berjalan-jalan keliling kota pada sore hari.

Sayangnya tak sampai setahun di sekolah itu, Taman Siswa dibubarkan. Ia pun akhirnya masuk ke sekolah Wiworotomo yang merupakan perubahan nama dari Pramo Wiroro.

Di samping wejangan dari orang tua dan pengetahuannya selama mengenyam pendidikan sekolah, Soedirman belajar agama tiap sore hari. Ilmu agama itu ia peroleh dari sebuah surau yang tidak jauh dari rumah. Dasar bekal hidup itulah yang kemudian membentuk kepribadiannya. [shr]

Baca juga:
Cerita di Balik Turun Gunung Panglima Besar Soedirman: Menolak Pakai Seragam Tentara
Panglima TNI Pertama, Begini Kondisi Makam Jenderal Besar Soedirman Kini
Penuh Haru, Begini Prosesi Pemakaman Jenderal Soedirman di Jogja Tahun 1950
Demi Melawan Belanda, Jenderal Soedirman Serukan Persatuan PKI dan Masjumi
Momen Pemakaman Jenderal Besar Soedirman, Lautan Manusia Ikut Mengantarnya
Pengalaman Bertemu Jenderal Soedirman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini