Ribuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Yogyakarta mendapatkan binaan dari Rumah Kreatif BUMN BRI Jogja, atau lebih singkatnya disebut Rumah BUMN Jogja (RuBY). Tak sedikit dari mereka yang sudah mengepakkan sayapnya ke kancah internasional.
Hal tersebut diungkapkan oleh penanggungjawab Rumah BUMN Jogja, S. Condro Rini saat berbincang-bincang dengan merdeka.com di Kantor Rumah BUMN Jogja, Wisma BRI, Jl. Sagan Timur, Terban, Kota Yogyakarta, Kamis (04/05/2023).
"Bulan kemarin (April) saja kita mengirimkan 2 UMKM yang produknya kita ikut sertakan pameran di Singapura," ujar wanita yang akrab disapa Condro tersebut.
Menurut Condro, UMKM yang dikirim ke pameran di Singapura ini terdiri dari UMKM kategori makanan dan kerajinan tangan. "Ini sebagian kecil saja. Banyak juga UMKM yang sudah ekspor secara konsisten," imbuhnya.
Condro mengatakan, terdapat 4 tahapan untuk mengantarkan UMKM naik kelas, yang pertama adalah Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global. Keempat fokus ini telah dijalankan oleh Kementerian BUMN dalam memberdayakan UMKM, melalui Rumah BUMN di seluruh Indonesia. Salah satunya Rumah BUMN Yogyakarta, yang berada di bawah supervisi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Dia menuturkan, untuk membawa UMKM ini menuju kancah internasional, pihaknya bekerja sama dengan kedutaan besar yang ada di berbagai negara. Selain untuk mengembangkan UMKM untuk bisa go internasional, cara ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia di kancah internasional.
"Kita pameran-pameran juga di dalam negeri dan luar negeri. Kita di luar negeri juga koordinasi dengan kedubes-kedubes," ujarnya.
Sekadar diketahui, lanjut Condro, saat ini UMKM binaan Rumah BUMN Jogja berjumlah total sekitar 46 ribu UMKM. Mereka tersebar di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul.
"Terakhir mereka terdaftar per April 2023 ini sekitar 46 ribu UMKM se-DIY. Mereka juga ada yang dari Kulonprogo dan Wonosari. Sementara UMKM yang aktif sekitar dua ribuan UMKM, itu yang tergabung di Whatsapp grup anggota. Mereka terdiri dari kategori kuliner, FnB, fashion, dan kerajinan tangan."
Advertisement
Keuntungan Jadi Anggota Binaan Rumah BUMN Jogja (RuBY)
Condro menambahkan, banyak manfaat yang didapatkan oleh para pelaku UMKM yang menjadi binaan Rumah BUMN Jogja. Selain mendapatkan pelatihan dari para mentor yang mumpuni, mereka bahkan direkomendasikan untuk mendapatkan permodalan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai pengampu Rumah BUMN Jogja.
"Yang jelas mereka upgrade skill. Kita di sini memberikan mentor mentor yang ahli di bidangnya. Mereka nggak kaleng-kaleng, yang expert di bidangnya. Kita juga memberikan referral kepada UMKM tersebut. Kita kan di bawah koordinasi BRI. Kalau mereka membutuhkan permodalan, kita referralkan mereka untuk mendapat modal, juga produk BRI lain sesuai dengan kebutuhan mereka. Seperti misalnya kita buatkan QRIS atau EDC," ujar wanita berhijab tersebut.
Kemudian, lanjut Condro, UMKM binaan Rumah BUMN Jogja ini juga dibantu dalam pemasaran. "Rumah BUMN berkolaborasi dengan PaDi UMKM, Localoka yang merupakan platform dari BRI, juga marketplace lain seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia, Blibli dengan memberikan pelatihan sebagai bentuk upaya memperluas pemasaran UMKM agar lebih dikenal," ujar Condro.
Advertisement
Kantor yang Modern dan Instagramable
Selain sebagai pengembangan UMKM di Jogja dan sekitarnya, lanjut Condro, Rumah BUMN Jogja juga sebagai wadah para millenial Jogja untuk berinteraksi. Rumah BUMN Jogja yang suasananya sangat nyaman dan modern ini juga bisa dijadikan sebagai coworking space. Apalagi bangunan 2 lantai ini di lantai dasarnya berfungsi sebagai cafe tempat nongkrong anak-anak muda jogja, berkat kerjasama BRI dengan salah satu coffee shop yang ada di Jogja.
"Kami juga memiliki Gallery RuBY Store di lantai 1. Produk yang terdisplay di sana merupakan produk unggulan yang telah melalui proses kurasi sebelumnya. Jadi jika ada kunjungan dari instansi, atau VIP yang datang bisa dibeli untuk oleh-oleh," tambahnya.
"Silakan jika ingin bersantai sambil ngopi-ngopi di sini dulu," kata Condro mengakhiri wawancara dengan merdeka.com.