Niat Sholat Rawatib Subuh dan Tata Caranya, Perlu Diketahui

Sholat rawatib subuh juga sering kali disebut dengan sholat fajar. Ini adalah sholat sunah yang dikerjakan sebelum sholat subuh. Sama seperti ibadah sholat lainnya, Anda perlu memperhatikan lafal niat sholat rawatib subuh dengan benar ketika ingin melaksanakan ibadah ini.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Niat Sholat Rawatib Subuh dan Tata Caranya, Perlu Diketahui
Ilustrasi Sholat. ©2021 Merdeka.com/pexels-tima-miroshnichenko

Sholat sunah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat sunah adalah sholat yang dilakukan selain dari sholat wajib lima waktu. Meskipun tidak wajib, sholat sunah memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi kehidupan seorang Muslim.

Ada beberapa jenis sholat sunah yang dianjurkan dalam Islam, di antaranya sholat tahajud, sholat dhuha, sholat istikharah, dan sholat hajat. Ada pula sholat rawatib, yaitu sholat sunah yang dikerjakan sebelum atau sesudah sholat fardhu. Salah satu sholat sunah rawatib yang dianjurkan adalah sholat rawatib subuh.

Sholat rawatib subuh juga sering kali disebut dengan sholat fajar. Ini adalah sholat sunah yang dikerjakan sebelum sholat subuh. Sama seperti ibadah sholat lainnya, Anda perlu memperhatikan lafal niat sholat rawatib subuh dengan benar ketika ingin melaksanakan ibadah ini.

Selain memperhatikan lafal niat sholat rawatib subuh, Anda juga perlu memahami bagaimana tata cara menunaikan sholat fajar dengan baik dan benar menurut ajaran Islam. Meski sunah, namun ibadah sholat sebelum subuh ini memiliki keistimewaan yang tidak semua orang bisa mendapatkannya, kecuali orang-orang yang beriman yang menegakkan amal sunah kepada Allah.

Dilansir dari NU Online, berikut kami merangkum lafal niat sholat rawatib subuh beserta tata cara dan keutamaannya, bisa Anda simak.

Sebelum mengetahui niat sholat rawatib subuh dan tata caranya, perlu dipahami terlebih dahulu apa itu sholat rawatib subuh. Sholat rawatib subuh adalah sholat sunah yang dikerjakan sebelum pelaksanaan sholat subuh. Sholat sunah ini juga sering dikenal dengan istilah sholat fajar, sholat yang dikerjakan di waktu fajar.

Sholat rawatib subuh ini dikerjakan dalam dua rakaat dan sekali salam. Meskipun termasuk ibadah sunah, namun sholat rawatib subuh mengandung banyak rahmat kebaikan bagi siapa saja yang menjalankan. Sebab, tidak semua orang bisa dan mau mendirikan sholat sunah rawatib, terlebih sholat sunah di pagi hari.

Dalam pelaksanaannya, menurut mahzab Syafi’i, setelah Anda menunaikan sholat rawatib subuh atau sholat fajar, dianjurkan untuk berbaring sejenak. Ini dilakukan sebagai tanda pemisah antara sholat sunah subuh dan sholat subuh yang hendak dikerjakan.

Setelah mengetahui pengertian umum, berikutnya akan dijelaskan bacaan niat sholat rawatib subuh dan tata caranya. Seperti disebutkan, lafal niat penting untuk diperhatikan dalam setiap pengerjaan sholat, termasuk sholat sunah.

Dalam hal ini, sholat rawatib subuh memiliki lafal bacaan tersendiri sesuai dengan tujuan dan jumlah rakaat yang akan dikerjakan. Berikut lafal niat sholat rawatib subuh yang bisa Anda ucapkan:

Ushalli sunnatas shubhi rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Subuh dua rakaat karena Allah SWT,”

Atau bisa juga dengan membaca lafal niat berikut,

Ushalli sunnatal fajar rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya, “Ya Allah aku niat shalat fajar dua raka’at karena Allah ta’aalaa.”

Selanjutnya, tata cara pelaksanaan sholat rawatib subuh atau sholat fajar sama seperti sholat pada umumnya. Namun, terdapat beberapa anjuran surat pendek yang baik dibaca saat melaksanakan sholat rawatib subuh. Berikut tata caranya:

  • Membaca niat sholat rawatib subuh. (Ushalli su)natas shubhi rak'ataini lillahi ta'ala / Ushalli sunnatal fajar rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
  • Takbiratul ihram, dengan membaca Allahuakbar
  • Rakaat pertama, membaca Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al Kafirun.
  • Rukuk.
  • Itidal.
  • Sujud.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud.
  • Berdiri untuk melakuka rakaat kedua membaca Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al Ikhlas.
  • Rukuk.
  • Itidal.
  • Sujud.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud.
  • Tahiyat akhir.
  • Salam.

Setelah sholat rawatib subuh selesai dilakukan, dianjurkan untuk berbaring sejenak sebagai tanda pemisah sholat subuh yang henak dikerjakan. Setelah itu, Anda bisa segera melaksanakan sholat subuh ketika adzan dan iqomah sudah dikumandangkan.

Setelah mengetahui bacaan niat sholat rawatib subuh, terakhir akan dijelaskan keutamaan dari sholat sunah ini. Seperti diketahui, bahwa Allah senang dengan hamba-Nya yang rajin mendirikan amalan sunah, termasuk sholat sunah rawatib.

Salah satunya adalah sholat rawatib subuh atau sholat fajar. Meskipun hanya dilakukan dalam dua rakaat, namun sholat fajar memiliki keistimeraan yang tak kalah baik dibanding sholat rawatib lainnya. Satu hadist yang paling populer, yaitu diriwayatkan oleh Sayyidah ‘Aisyah yang menyebutkan, “Dua rakaat shalat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya” (HR. Muslim).

Ini juga termasuk salah satu amalan sunah yang rutin dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Sayyidah Hafshah, beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakan shalat dua rakaat fajar sebelum melaksanakan shalat subuh di rumahku dengan sangat cepat” (HR. Ahmad).

Dengan begitu, baik bagi umat muslim untuk mendirikan sholat rawatib subuh seperti teladan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Rutin menunaikan sholat fajar setiap hari, maka Anda bisa mendapatkan berkah kebaikan dunia dan seisinya dari Allah SAW.

Rekomendasi