Makan secara teratur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi dengan baik. Dengan menjalankan pola makan secara teratur dan tepat waktu, Anda bisa mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung kesehatan tubuh. Bukan hanya itu, makan secara teratur juga memberikan Anda cukup energi untuk beraktivitas sehari-hari.
Namun, pernahkah Anda setelah makan justru tidak mendapatkan tubuh yang segar dan berenergi, melainkan tubuh terasa lelah dan mengantuk. Jika Anda pernah atau bahkan sering mengalaminya, perlu berhati-hati karena makanan yang Anda konsumsi bisa menjadi penyebab dari kondisi tersebut.
Perlu diketahui bahwa memang terdapat beberapa jenis makanan yang sebabkan kantuk. Biasanya, ini berupa berbagai makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi, spageti, roti, hingga susu. Beberapa jenis makanan ini justru akan memberikan energi berlebih ketika dikonsumsi, sehingga sering kali menyebabkan rasa kantuk.
Selain itu, terdapat berbagai jenis makanan yang sebabkan kantuk lainnya yang perlu Anda perhatikan. Bukan hanya jenis makanannya, porsi makanan yang Anda konsumsi juga berpengaruh pada kondisi tubuh lelah dan kantuk setelah makan. Lalu langkah apa saja yang bisa dilakukan agar setiap makan tubuh bisa terasa lebih fit dan berenergi.
Melansir dari Medical News Today, berikut kami merangkum jenis makanan yang sebabkan kantuk dan cara mencegahnya bisa Anda simak.
Advertisement
Makanan yang Sebabkan Kantuk
Merasa lelah atau mengalami kesulitan berkonsentrasi setelah makan relatif umum terjadi. Kondisi lelah yang dirasakan biasanya tergantung pada makanan apa dan berapa banyak yang dimakan. Dalam hal ini, makanan kaya karbohidrat dan protein dikatakan memang dapat membuat Anda lebih mengantuk daripada makanan lain.
Beberapa peneliti percaya bahwa seseorang merasa lelah setelah makan karena tubuh mereka memproduksi lebih banyak serotonin. Serotonin adalah zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati dan siklus tidur.
Sementara kandungan asam amino triptofan yang banyak terdapat pada makanan kaya protein, juga membantu tubuh memproduksi lebih banyak serotonin. Sehingga ketika Anda mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan protein, kadar serotonin pada tubuh akan meningkat, sehingga menyebabkan Anda mengantuk dan ingin tidur.
Bagi Anda sering mengalami kondisi ini, coba periksa kembali jenis makanan apa yang Anda konsumsi. Jika makanan yang Anda konsumsi masuk dalam beberapa daftar berikut, mungkin inilah yang menyebabkan Anda lelah dan mengantuk setelah makan. Beberapa makanan ini meliputi:
- Ikan salmon
- Unggas
- Telur
- Bayam
- Biji
- Susu
- Produk kedelai
- Keju
- Semacam spageti
- Nasi
- Roti putih dan kerupuk
- Kue, kue kering, donat, dan muffin
- Bonggol jagung
- Susu
- Gula dan permen
Advertisement
Banyak Makanan yang Dikonsumsi
Selain jenis makanan yang sebabkan kantuk, Anda juga perlu memperhatikan berapa banyak makanan yang dikonsumsi. Seseorang mungkin cenderung mengalami somnolen postprandial, yaitu kondisi lelah dan mengantuk setelah makan, ketika makan siang dengan porsi yang lebih banyak.
Makanan porsi besar yang dikonsumsi, membuat tubuh Anda kelebihan energi sehingga akan merasa lemas dan mengantuk seiring waktu. Bahkan, semakin sore tubuh semakin mengalami kemerosotan. Sebab, makan prosi berlebih menyebabkan gula darah semakin meningkat, dan penurunan energi sangat mungkin terjadi.
Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan rasa lelah dan kantuk setelah makan, seperti:
- Kurang tidur di malam hari, yang dapat menyebabkan kelelahan sepanjang hari
- Minum alkohol saat makan, terutama di siang hari
Dengan begitu, jika Anda sering mengalami lelah dan mengantuk setelah makan, maka sebisa mungkin hindari berbagai pemicunya. Utamakan makanan sehat dengan porsi sedang sehingga tubuh bisa mendapatkan energi yang cukup untuk kembali beraktivitas. Pastikan pula kebutuhan tidur Anda tercukupi dengan baik, sehingga tubuh terasa fit dan bugar untuk berkegiatan sehari-hari.
Advertisement
Cara Mencegah
Setelah mengetahui jenis makanan yang sebabkan kantuk, tentu muncul pertanyaan bagaimana cara agar setelah makan tubuh tetap segar dan berenergi, alih-alih lelah dan mengantuk. Dalam hal ini, terdapat beberapa strategi yang bisa Anda lakukan. Mulai dari makan sedikit namun sering, mencukupi kebutuhan tidur dengan baik, hingga terapi cahaya terang.
Berikut beberapa cara mencegah rasa lelah dan kantuk setelah makan, bisa Anda praktikkan:
- Makan sedikit dan sering. Daripada makan dalam porsi besar, disarankan untuk makan dalam porsi kecil dan camilan setiap beberapa jam untuk menjaga tingkat energi. Sepotong buah atau segenggam kacang sudah cukup untuk memulihkan penurunan energi.
- Dapatkan kualitas tidur yang baik. Seseorang dengan tidur yang cukup di malam hari cenderung mengalami penurunan energi yang lebih rendah setelah makan siang. Kebutuhan tidur yang tercukupi dengan baik juga membantu tubuh Anda terasa lebih segar dan tidak mudah lelah.
- Jalan-jalan. Berolahraga ringan di siang hari, terutama setelah makan, dapat membantu mengurangi rasa lelah. Cobalah untuk jalan-jalan ringan di sekitar rumah atau area kantor agar tubuh Anda lebih bertenaga dan tidak mengantuk setelah makan.
- Cobalah terapi cahaya terang. Studi yang dilakukan pada tahun 2015, menemukan bahwa orang yang diberikan terapi cahaya terang setelah makan siang mengalami risiko kelelahan yang lebih rendah, dibandingkan orang yang tidak mendapat terapi cahaya terang.
- Hindari minum alkohol saat makan. Alkohol dapat membuat orang merasa lebih lelah, sebab di dalamnya terkandung kadar gula dan tingkat energi yang tinggi. Oleh karena itu, pilihlah jenis minuman yang lebih sehat setelah makan agar tubuh tetap segar dan bertenaga.