Sebuah rasa cinta tanah air bisa diwujudkan dalam bentuk apapun. Dulu para pahlawan mewujudkan rasa cinta itu dengan berjuang melawan penjajah. Ada juga para atlet yang berjuang meraih medali emas untuk negeri di ajang olimpiade.
Bagi mereka yang dari kalangan pengusaha, rasa cinta tanah air itu bisa diwujudkan dalam berbagai hal. Salah satunya adalah yang dilakukan warga Gunungkidul ini.
Menjelang peringatan HUT RI ke-77, pengusaha kerupuk bernama Supriyadi sengaja mewarnai produksi kerupuknya dengan warna bendera merah dan putih. Ia mengaku melakukan itu sebagai bentuk rasa bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia.
Advertisement
Proses Pembuatan Sederhana
Di pabrik sederhana miliknya yang berada di Kalurahan Karangmojo itu, Supriyadi memproduksi kerupuk klasik yang sempat populer di era tahun 80-an.
Kerupuk itu masih dibuat dengan proses yang sederhana, yaitu dengan tungku berbahan bakar kayu hingga alat pencetak kerupuk dengan tabung kecil di bagian atasnya dengan diberi beban tubuh sebagai alat penegak.
Menjelang HUT RI ke-77, Supriyadi sengaja membuat kerupuk dengan dua warna. Dia menambahkan dalam produksi kerupuk kali ini ia memberi pewarna makanan untuk memberi kesan spesial pada hari kemerdekaan Indonesia, yaitu warna merah dan putih.
Advertisement
Wujud Rasa Bangga Jadi Warga Indonesia
Supriyadi mengaku ia melakukan itu semua sebagai bentuk rasa bangga menjadi bangga Indonesia. Dia mewujudkan rasa bangga itu dengan memperbanyak produksi kerupuk merah putih di bulan Agustus setiap tahunnya.
“Jujur saya bangga jadi warga negara Indonesia. Jadi saya muncul ide untuk membuat kerupuk merah putih,” ujar Supriyadi dikutip dari ANTARA pada Senin (8/8).
Dalam memproduksi kerupuk itu, Supriyadi tidak sendiri. Ia dibantu oleh istrinya. Di usia kemerdekaan Indonesia yang ke-77 tahun ini, ia memiliki harapan generasi yang akan datang mampu bersaing dengan bangsa lain dengan karya yang membawa harum nama Indonesia.