Kini, penggunaan penyimpanan berbasis internet atau cloud sudah marak digunakan. Namun masih ada yang memakai perangkat keras untuk menyimpan sebuah data komputer.
Seperti yang dilakukan oleh pemerintah di salah satu kota di Jepang ini. Namun nahas, perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan data seluruh penduduk kota itu hilang.
Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Kehilangan Data
Seperti informasi yang dilansir dari Kyodo News, pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut menghilangkan perangkat keras berbentuk flashdisk yang berisi data penduduk. Flashdisk itu berisi 465.177 nama, tanggal lahir, dan alamat penduduk Kota amagasaki, barat laut Osaka.
Tidak hanya itu saja, data-data seperti informasi pajak, data rekening bank, sampai data masyarakat yang menerima bantuan publik hilang. Namun, untungnya flashdisk yang hilang tersebut telah dienkripsi dan sampai sekarang belum ada laporan tentang kebocoran data.
Advertisement
Kronologis
Flashdisk itu dihilangkan oleh pria yang bekerja di sebuah perusahaan penyalur bantuan untuk rumah tangga bebas pajak. Secara kronologis, pria tersebut awalnya mengambil data penduduk dari pusat informasi administrasi kota.
Usai menyelesaikan tugasnya, pria tersebut tidak berhasil menghapus data-data yang diambilnya. Suatu malam, ketika ia dalam pengaruh minuman keras, dirinya tertidur di jalanan dan tas yang berisi flashdisk itu hilang.
Advertisement
Meminta Maaf
Setelahnya, pria tersebut pergi ke kantor polisi dan membuat keterangan kehilangan barang. Ketika pencarian tak membuahkan hasil, pihak berwenang dan pejabat kota lainnya lalu mengadakan jumpa pers untuk memberikan maaf dan klarifikasi.
Meski kejadian tersebut sangat fatal, pemerintah terkait akan berupaya melakukan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdaftar tanpa menundanya.
Tentunya, pemerintah juga akan selalu memberikan informasi terbaru mengenai pencarian data tersebut.