Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak digemari masyarakat. Sikapnya yang lucu dan menggemaskan memang menjadi daya tarik tersendiri. Bukan hanya itu, kucing juga mempunyai sifat lembut dan manja sehingga sangat cocok untuk dijadikan teman sehari-hari di rumah.
Bagi Anda pecinta kucing, memelihara kucing di rumah tentu memberikan kesenangan tersendiri. Meskipun begitu, memelihara kucing tetap membutuhkan komitmen usaha yang baik dan maksimal. Salah satunya dengan memberikan makanan yang cukup dan penuh nutrisi untuk mendukung pertumbuhan kucing.
Dalam hal ini, terdapat beberapa cara memberi makan kucing dengan baik dan benar yang perlu Anda lakukan. Secara umum, terdapat dua cara memberi makan kucing yaitu disesuaikan dengan waktu makan dan memberi makan sepuasnya. Kedua cara ini mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Anda pun perlu memperhatikan jenis makanan apa yang ingin diberikan sebelum menerapkan cara tersebut. Sebab, cara memberi makan kucing tidak bisa dilakukan seenaknya. Jika tidak, hal ini hanya akan meningkatkan risiko obesitas atau gangguan kesehatan kucing lainnya.
Selain itu, Anda juga perlu mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dihindari dalam memberi makan kucing peliharaan. Melansir dari laman Pintar Pet, berikut kami rangkum beberapa cara memberi makan kucing dengan baik dan benar yang perlu Anda perhatikan.
Advertisement
Cara memberi makan kucing yang pertama bisa dilakukan sesuai waktu atau jam makan yang ingin Anda terapkan. Pertama, Anda perlu menetapkan waktu makan kucing terlebih dahulu.
Umumnya, Anda perlu memberi makan kucing sehari tiga kali, pagi, siang, dan sore hari. Namun, untuk kucing di atas satu tahun, Anda bisa menetapkan jadwal makan satu hingga dua kali sehari. Setelah menetapkan waktu, Anda harus disiplin dalam memberi makan kucing sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Cara memberi makan kucing dengan metode ini mempunyai kelebihan tersendiri. Cara ini memudahkan Anda untuk menjamin asupan makanan kucing dengan baik.
Metode ini juga memudahkan Anda untuk mengetahui apakah kucing sedang mengalami perubahan nafsu makan atau tidak. Kelebihan yang lain, ketika Anda memelihara kucing dalam jumlah banyak, cara ini dapat membantu Anda memberi makan kucing dengan porsi yang sama. Dengan begitu setiap kucing dapat tumbuh dengan baik.
Meskipun begitu, cara memberi makan kucing ini juga memiliki kekurangan yang perlu Anda perhatikan. Di mana kucing mungkin akan selalu meminta makanan di sela-sela waktu jam makan yang ditentukan.
Sebab, kucing tidak bisa mengontrol konsumsi makanan yang mereka makan. Namun, jika Anda menerapkan metode ini dengan saran dokter, baik itu porsi dan waktu memberikan makan, maka kesehatan kucing dapat terjaga dengan baik.
Advertisement
Cara memberi makan kucing berikutnya bisa dilakukan dengan cara sepuasnya. Metode ini dilakukan dengan tujuan agar kucing tidak meminta makanan setiap saat. Biasanya, cara memberi makan kucing sepuasnya ini dapat dilakukan jika Anda memberikan jenis makanan kering pada kucing.
Dengan begitu, Anda bisa menambahkan stok makanan pada tempat makan kucing setiap waktu. Ini tidak bisa diterapkan pada jenis makanan basah karena jika didiamkan dalam waktu lama maka rentan terkena kotoran, debu, dan yang lainnya. Namun, jika kucing tidak mau makan dari stok makanan kering yang Anda berikan, maka Anda harus segera mengganti yang baru.
Meskipun dinilai lebih sederhana dan tidak repot, namun metode memberi makan kucing ini dapat meningkatkan risiko obesitas pada kucing. Anda juga akan sulit memahami apakah kucing sedang mengalami perubahan nafsu makan atau tidak.
Oleh karena itu, jika Anda menerapkan cara ini, maka perlu melakukannya dengan benar dan terkontrol dengan baik. Anda bisa mengatur kebutuhan makan kucing setiap harinya, dan berikan stok pada kontainer sesuai porsi yang biasanya dikonsumsi kucing.
Jika stok belum habis dalam sehari, jangan menambahkan stok lagi. Cara ini dapat mendorong kucing untuk menghabiskan makanan dalam satu hari.
Advertisement
Setelah mengetahui beberapa cara memberi makan kucing, terakhir terdapat hal-hal yang harus dihindari saat Anda memberi makan kucing peliharaan di rumah. Beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan, agar kucing dapat tumbuh dengan baik dengan risiko gangguan kesehatan yang dapat diminimalisir.
Berikut beberapa hal yang harus dihindari saat memberi makan kucing:
- Hindari memberi makan kucing berlebihan agar aman dari risiko obesitas. Anda bisa memberi makan kucing dengan ukuran 24 – 35 kalori per hari, setiap pertumbuhan 0,5 kg berat kucing.
- Hindari memberi makan kucing tanpa menyediakan asupan cairan yang baik. Selalu sediakan tempat minum yang terisi air bersih agar kucing dapat minum dengan mudah. Sebab, tidak seperti anjing, kucing tidak peka untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya sendiri.
- Memberi makan bawang putih untuk pengobatan. Sebagian orang percaya bahwa bawang putih dapat mengobati gangguan benjolan putih kecil bergelombang yang muncul pada bagian anus kucing. Pengobatan ini dikatakan dapat melawan pertumbuhan cacing pita yang terdapat di dalamnya. Perlu diketahui bahwa belum ada penelitian yang membuktikan kebenaran pengobatan ini. Sebaiknya, periksakan kucing ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
- Menjadikan kucing sebagai vegetarian. Hindari memaksa kucing untuk mengonsumsi makan berbahan nabati. Sebab, kucing adalah hewan karnivora sehingga Anda perlu memberi makan daging untuk mencukupi asupan asam amino taurin yang dibutuhkan kucing. Tanpa asupan ini, berbagai masalah kesehatan akan lebih rentan terjadi, seperti gangguan jantung, kebutaan, hingga kematian mendadak.