Di tahun 2020 lalu, Gordon Ramsay berkesempatan mengunjungi Indonesia. Chef tersohor dunia ini ternyata baru pertama kali datang ke tanah air.
Sudah menapaki kaki di Indonesia, tentu pengetahuannya akan masakan Asia semakin bertambah. Belum lama ini, Gordon baru saja memasak sebuah masakah khas Indonesia, yaitu mie goreng.
Pastinya Gordon memasak dengan cara yang sangat identik dengannya. Tetapi, banyak warganet yang menyoroti bahan masakan yang digunakannya.
Advertisement
Bahan Masakan
Salah satu warganet yang bereaksi terhadap aksi Gordon itu adalah Uncle Roger. Uncle Roger dikenal sebagai seorang pembawa acara dan komika stand-up comedy yang berasal dari Malaysia.
Roger mengomentari Gordon yang menggunakan udon yang berasal dari Jepang untuk menjadi mie. Ia justru menyarankan Gordon untuk menggunakan mie telur atau mengambil mie dari kemasan mie instan.
"Apa dia bilang? Mie udon dari Jepang, kalau mie goreng cukup gunakan mie telur atau mie instan, itu cara yang benar untuk membuat mie goreng," kata Roger.
Advertisement
Daging Bakon
Tak hanya mengkritik soal penggunaan udon, Roger juga memberikan komentar pedas karena Gordon menggunakan daging bakon. Ia mengatakan bahwa masakan itu tidak identik dengan masyarakat Indonesia, karena kebanyakan masyarakat Indonesia tidak mengonsumsi daging bakon.
"Sebagian besar orang di Indonesia muslim, mereka tidak bisa makan bacon," Roger berkomentar.
Advertisement
Komentar Warganet Lainnya
Ternyata tak sedikit warganet yang setuju dengan Roger tentang kritiknya yang dilayangkan kepada Gordon. Para warganet tersebut menyampaikan kritiknya di kolom komentar kanal Youtube Roger atau mrnigelng.
"Sebagai seorang warga Indonesia yang pernah sekali tinggal di London. Aku yakin 100% bahwa anda bisa menemukan mie telur asli Indonesia di Chinatown," jelas salah satu warganet.
"Anda masih memakai mie yang salah," tulis warganet lainnya.
"Sebagai orang Indonesia, saya setuju dengan Uncle Roger. Gordon hanya membuat mie goreng versinya sendiri daripada mie goreng asli Indonesia," timpal warganet lainnya.