Viral Pria Tegal Gagal Bunuh Diri karena Sungai Dangkal, Begini Reaksi Warga

Sering di-bully di media sosial, seorang pria bernama Suratno (56) ingin melakukan bunuh diri. Ia pun coba mengakhiri hidupnya ke sungai. Sayangnya percobaan bunuh diri itu gagal.

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
Viral Pria Tegal Gagal Bunuh Diri karena Sungai Dangkal, Begini Reaksi Warga
Pria di Tegal gagal bunuh diri karena sungai dangkal. ©YouTube/Liputan6 SCTV

Terkadang hidup ini penuh cobaan. Saking beratnya cobaan itu ada orang-orang yang tak kuat menghadapi dan ingin mengakhiri hidup.

Hal itulah yang dilakukan seorang pria di Tegal bernama Suratno (56). Sering di-bully di media sosial membuatnya ingin bunuh diri. Ia pun coba mengakhiri hidupnya dengan terjun ke sungai.

Walaupun waktu itu sudah banyak orang-orang yang coba mencegahnya, dalam suatu momen, ia akhirnya berhasil terjun ke sungai. Lalu apa yang terjadi kemudian? Berikut selengkapnya:

Dilansir akun Instagram @pemalang.update, peristiwa percobaan bunuh diri itu terjadi pada Selasa (21/12) siang di Kecamatan Margadana Kota Tegal. Saat semua orang lengah, pria yang berprofesi sebagai pengamen itu langsung nekat terjun ke sungai.

Sayangnya percobaan bunuh diri itu gagal lantaran air sungai ternyata dangkal. Kedalaman sungai itu hanya sebatas perut orang dewasa.

Melihat kejadian itu, warga bersama polisi langsung menghampiri Suratno dan membawanya ke kantor polisi. Tapi karena gagalnya percobaan bunuh diri itu, banyak warga yang menertawakannya.

Mereka bahkan meminta polisi untuk membiarkan pria itu berada di lumpur. Setelah berhasil diamankan, Suratno langsung diamankan agar tidak melanjutkan niatnya untuk mengakhiri hidup.

Video percobaan bunuh diri itu viral dan memancing komentar warganet. Banyak dari mereka yang mendukung Suratno agar bisa melalui cobaan hidupnya dan tidak melakukan bunuh diri.

Seseorang yang depresi tidak pantas untuk ditertawakan, sedikit empati juga bisa menyelamatkan hidup orang,” tulis akun @malvin_elzamany.

Kasihan. Dia sangat butuh dukungan psikologis, semoga masalah bapaknya cepat selesai dan diberi kemudahan,” tulis akun @wong_kewut.

kenapa di Indonesia mental ilness dianggap lelucon ya, padahal dari mental ilness bisa juga mengakibatkan penyakit lain,” tulis akun @sifakfaoziah19.

Rekomendasi