Panduan Melindungi Keluarga Dari Varian Omicron, 5M itu Penting

Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah mengklasifikasikan varian Omicron ke dalam kategori variant of concern (VOC) atau varian yang patut diwaspadai.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Panduan Melindungi Keluarga Dari Varian Omicron, 5M itu Penting
Bagaimana membandingkan virus corona varian Omicron dengan varian lain. ©Al Jazeera

Virus Omicron kini mulai menyebar ke berbagai wilayah di dunia. Varian baru ini pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan pada awal November lalu. Omicron memiliki mutasi yang lebih tinggi dibandingkan varian virus corona lainnya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah mengklasifikasikan varian Omicron ke dalam kategori variant of concern (VOC) atau varian yang patut diwaspadai. Menurut WHO, saat ini belum jelas apakah infeksi yang disebabkan varian Omicron bisa menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan infeksi yang disebabkan varian lain, termasuk varian Delta.

Dengan kata lain, infeksi awal yang dilaporkan cenderung menimbulkan gejala sakit lebih ringan, seperti demam, batuk, pilek, hingga sesak napas.

Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM, dr. Gunadi,Sp.BA., Ph.D., mengatakan masyarakat tak perlu khawatir secara berlebihan dengan adanya varian omicron. Namun begitu, tetap waspada apabila varian ini masuk dan terdeteksi di Tanah Air.

“Masyarakat sebaiknya tetap waspada tapi tidak perlu khawatir berlebihan. Apalagi pemerintah sudah melakukan langkah-langkah preventif termasuk menutup bandara untuk WNA dari negara dimana varian omicron terdeteksi,” kata Gunadi seperti dikutip dari situs resmi UGM.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan belum ditemukannya varian omicron di Tanah Air.

"Sampai sekarang belum ditemukan kasus varian Omicron," tegasnya dalam konferensi pers pada Kamis (9/12) lalu.

WHO menyarankan agar varian Covid-19 baru ini tetap diwaspadai. UNICEF, badan organisasi anak-anak dunia mengatakan bahwa keluarga harus melakukan deretan pencegahan seperti disiplin terhadap 5M, yaitu mencuci tangan secara teratur, memakai masker yang menutup hidung dan mulut, menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

Selain itu juga membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi di dalam ruangan. Serta jangan lupa untuk melakukan vaksinasi, karena cara ini diketahui aman dan efektif dalam memutus rantai penularan.

Melihat merebaknya varian baru Covid-19 di sejumlah negara, pemerintah Indonesia saat ini kembali melakukan pembatasan ketat. Yakni melakukan pencegahan dengan menutup bandara dari kedatangan WNA dari negara yang sudah terdeteksi Omicron. Kebijakan ini merupakan upaya penyelamatan kemanusiaan secara global. Pemerintah Indonesia memastikan tidak ada pertimbangan lainnya di luar konteks tersebut.

Reporter: Azizta Laksa Mahardikengrat

Rekomendasi