Sakit kepala merupakan salah satu gangguan kesehatan yang kerap terjadi dan dialami oleh siapa saja. Dapat dikatakan, sakit kepala menjadi salah satu gejala yang sering muncul pada berbagai macam penyakit. Biasanya gejala sakit kepala ini ditandai dengan kelapa yang terasa berat, berdenyut hingga pandangan yang berputar.
Salah satu jenis sakit kepala yang umum terjadi adalah migrain. Migrain adalah gangguan sakit kepala yang menyebabkan sensasi nyeri berdenyut parah. Biasanya rasa nyeri ini hanya terjadi di satu sisi kepala. Kondisi ini sering kali disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, dan sensitif terhadap cahaya.
Meskipun termasuk gangguan umum, namun kondisi ini bisa terjadi kapan saja dan cukup mengganggu aktivitas harian. Terlebih lagi, jika migrain yang dialami berlangsung dalam waktu lama atau sering terjadi, tentu hal ini dapat menghambat produktivitas sehari-hari. Dengan begitu, penting untuk melakukan perawatan yang baik guna mengurangi risiko gejala.
Dalam hal ini, terdapat beberapa jenis olahraga untuk mengatasi migrain yang bisa dilakukan. Seperti Jogging, berlari, bersepeda, berjalan, latihan HIIT, yoga, hingga taichi. Beberapa jenis olahraga ini dapat membantu Anda mengurangi gejala migrain yang dirasakan. Selain itu, jenis olahraga ini juga dapat menurunkan risiko terjadinya migrain di kemudian hari.
Dilansir dari Everyday Health, berikut kami merangkum beberapa jenis olahraga untuk mengatasi migrain yang bisa dipraktikkan.
Advertisement
Jenis Olahraga untuk Mengatasi Migrain
Jogging, Berlari, Bersepeda, dan Berjalan
Jenis olahraga untuk mengatasi migrain yang pertama bisa Anda dapatkan dari latihan jogging, berlari, bersepeda, atau berjalan kaki. Berdasarkan studi pada tahun 2019, beberapa jenis latihan aerobik seperti berjalan, jogging, berlari, dan bersepeda efekfit mengurangi durasi serangan migrain.
Selain itu, jenis latihan sedang seperti menari dan berjalan cepat juga dapat mengurangi gejala migrain yang sedang dirasakan. Dengan beberapa latihan ini, Anda bisa mempraktikkan jenis olahraga sesuai minat dan kenyamanan. Jika dilakukan secara rutin, bukan hanya berguna untuk mengurangi gejala migrain tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Latihan Interval Berintensitas Tinggi (HIIT)
Jenis olahraga untuk mengatasi migrain selanjutnya adalah latihan interval intensitas tinggi, atau sering disebut juga dengan istilah HIIT. Meskipun latihan HIIT dapat menyebabkan sakit kepala atau migrain bagi sebagian orang, namun berdasarkan penelitian latihan HIIT yang sering dapat mengurangi jumlah serangan migrain secara efektif.
Bahkan dikatakan, ini lebih efektif dibandingkan latihan intensitas sedang. Jika Anda termasuk orang yang sering mengalami migrain, latihan HIIT ini bisa menjadi pilihan untuk mengatasi migrain dan mengurangi risiko di kemudian hari.
Advertisement
Jenis Olahraga untuk Mengatasi Migrain Efektif
Yoga
Yoga juga termasuk salah satu jenis olahraga untuk mengatasi migrain yang bisa menjadi pilihan Anda selanjutnya. Menurut penelitian, orang dengan gangguan migrain yang berlatih yoga lima hari seminggu selama enam minggu yang disertai dengan konsumsi obat-obatan konvensional, mengalami penurunan intensitas migrain yang lebih besar.
Selain itu, orang yang melakukan yoga juga memiliki frekuensi migrain lebih rendah, dibandingkan orang yang hanya mengonsumsi obat-obatan saja. Selain membantu mengatasi migrain, latihan gerakan lambat dan penuh kesadaran seperti yoga juga dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan.
Taichi
Jenis olahraga untuk mengatasi migrain berikutnya adalah taichi. Taichi merupakan jenis olahraga yang melatih keseimbangan dan stabilitas. Olahraga ini melibatkan gerakan lambat dan latihan pernapasan yang baik untuk tubuh. Berdasarkan penelitian, latihan ini dapat mengurangi rasa sakit dari gejala migrain, mencegah migrain, dan mengurangi kelelahan dan depresi.
Para wanita yang melakukan latihan taichi selama 12 minggu mengalami penurunan signifikan dalam frekuensi serangan migrain. Selain mengatasi gangguan migrain, latihan ini juga dapat meningkatkan kesehatan mental yang lebih baik.
Advertisement
Latihan yang Harus Dihindari
Setelah mengetahui beberapa jenis olahraga untuk mengatasi migrain, terakhir Anda perlu mengetahui terdapat beberapa latihan yang perlu dihindari para penderita migrain. Dalam hal ini, sebaiknya Anda menghindari latihan powerlifting atau angkat beban.
Saat Anda mengangkat beban, akan terjadi peningkatan tekanan pada bantalan yang melindungi otak. Selain itu, angkat beban juga sering kali menyebabkan tahan napas. Kondisi ini lebih lanjut akan meningkatkan tekanan pada bantalan otak dan meregangkan saraf fi leher da kulit kepala.
Tidak heran, jika latihan ini justru sering kali menyebabkan gangguan sakit kepala, termasuk migrain. Dengan begitu, bagi Anda yang sering mengalami migrain sebaiknya menghindari latihan angkat beban.
Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan beberapa jenis latihan lain yang lebih ringan dan dapat memberikan efek rileks pada tubuh. Seperti yoga, senam, berjalan, jogging, bersepeda, dan jenis olahraga lainnya yang disebutkan sebelumnya. Hal ini tidak lain untuk membantu mengelola gejala migrain dengan baik dan mencegahnya untuk datang di kemudian hari.