Aturan Konser Musik Tuai Pro-Kontra, Dokter Tirta Berikan Tanggapannya

Kebijakan tersebut dihadirkan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor pariwisata. Berbagai respons dari publik pun bermunculan, salah satu yang menarik adalah respons dari Dokter Tirta.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Aturan Konser Musik Tuai Pro-Kontra, Dokter Tirta Berikan Tanggapannya
Dokter Tirta. ©2020 Merdeka.com/Instagram @dr.tirta

Penyelenggaraan kegiatan besar atau pertemuan besar sekarang ini sudah boleh dilaksanakan selama pandemi. Hal ini seperti pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate.

Seiring membaiknya situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air, pemerintah memberi izin penyelenggaraan kegiatan besar. Salah satunya adalah kegiatan konser musik.

Kebijakan tersebut dihadirkan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor pariwisata. Berbagai respons dari publik pun bermunculan, salah satu yang menarik adalah respons dari Dokter Tirta.

Sosialisasi

Respons itu diungkapkan oleh Dokter Tirta dalam unggahan di akun Instagram pribadinya beberapa hari lalu. Dalam unggahan tersebut, dokter Tirta menyoroti tentang aturannya.

Dokter sekaligus publik figur yang sangat menaruh perhatian terhadap masalah pandemi di Indonesia ini mengatakan bahwa sosialisasi terhadap konser offline harus ada. Ia juga memberikan perkiraan tentang konser offline yang aman di masa seperti ini.

"Semoga sosialisasi aturannya segera dikeluarkan," tulis dokter Tirta.

"Palingan ya konser yg di izinkan, terbatas. Dan pasti ya duduk. Ya tunggu aja deh pengumuman lanjutannya," imbuhnya.

Gelombang Ke-3

Pemberitaan mengenai pemerintah yang memberi izin konser offline tersebut juga menuai banyak tentangan, dengan alasan bahaya pandemi gelombang ketiga. Dokter Tirta pun memberikan responsnya terhadap orang yang khawatir terhadap datangnya pandemi gelombang ketiga.

"Pemberitaan akhir-akhir ini menjelaskan tentang bahaya gelombang ketiga. Cara mencegahnya. anda jangan terjebak euforia," kata dokter Tirta.

"Kita harus akui selamat untuk Indonesia, sekarang positive rate hanya 0,7% artinya dari seribu orang yang positif hanya 7," tambahnya.

Jangan Merasa Menang

Di unggahan lain, Dokter Tirta mengatakan untuk tetap waspada dan jangan terhanyut akan suasana aman. Ia menyarankan, kebersihan diri dan protokol kesehatan harus tetap dijaga.

"Tapi jangan merasa menang, jangan merasa jumawa. Waspada itu tidak panik berlebihan," ucap dokter Tirta.

"Tetep hidup sehat, hidup resik, ingat sesama dan jaga kebersihan diri," pungkasnya.

Rekomendasi