Sebagian besar dari Anda tentu sudah tidak asing dengan minyak eucalyptus. Minyak eucalyptus merupakan minyak yan dihasilkan dari tanaman kayu putih. Biasanya minyak ini digunakan sebagai pengobatan alami untuk mengatasi beberapa gangguan kesehatan ringan seperti pusing, nyeri, mual, hingga flu. Sehingga tidak heran, jika sering melihat label bahan minyak eucalyptus pada berbagai produk minyak angin.
Minyak eucalyptus ini diketahui memiliki kandungan antioksidan dan anti inflamasi yang baik untuk tubuh. Dengan kandungan tersebut, minyak eucalyptus dapat membantu mengurangi gejala peradangan dan kerusakan sel. Bukan hanya itu, terdapat beberapa manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan lainnya yang tidak kalah penting.
Jika Anda menggunakan minyak eucalyptus, dinilai dapat membantu mengatasi peradangan dalam selaput lendir, mengurangi gejala asma, hingga membantu menyembuhkan luka. Bukan hanya itu, minyak kayu putih ini juga berguna membantu melancarkan sistem pernapasan.
Bahkan kini, terdapat beberapa produk yang memanfaatkan minyak ini sebagai aroma penyegar masker agar sistem pernapasan tetap lancar nyaman, mengingat masker merupakan hal penting yang harus digunakan selama pandemi Covid-19. Meskipun memiliki banyak manfaat, terdapat beberapa efek samping yang perlu diperhatikan.
Dilansir dari Verywell Health, berikut kami merangkum beberapa manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan dan beberapa penjelasan lainnya perlu diketahui.
Advertisement
Melancarkan Sistem Pernapasan
Manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan yang pertama yaitu dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Berdasarkan penelitian, minyak eucalyptus mempunyai kandungan yang dapat membantu mengurangi gejala seperti batuk, hidung tersumbat, hingga sulit tidur.
Bukan hanya itu, menurut ilmuwan, minyak eucalyptus saat dihirup dapat membantu mengeluarkan lendir dan mengeringkan sinus yang tersumbat. Meskipun begitu, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti temuan yang ada.
Advertisement
Bronkitis
Manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan berikutnya yaitu dapat membantu pengobatan bronkitis. Bronkitis merupakan gangguan pernapasan yang terjadi ketika lapisan tabung yang membawa udara ke dan dari paru-paru mengalami peradangan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cough pada tahun 2013, menemukan bahwa pasien yang mengalami gangguan bronkitis menunjukkan perbaikan gejala setelah mendapatkan pengobatan cineole oral (eucalyptol). Ini merupakan alternatif pengobatan alami yang dapat membantu meredakan gejala gangguan pernapasan secara efektif, seperti bronkitis.
Advertisement
Radang dalam Selaput Lencir
Manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan selanjutnya adalah membantu mempercepat penyembuhan radang dalam selaput lendir atau sinusitis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada orang dengan gangguan sinusitis menunjukkan perbaikan gejala setelah diberikan 200 miligram cineole secara oral tiga kali sehari.
Mereka juga mendapatkan pemulihan yang lebih cepat dibandingkan orang yang tidak diberi pengobatan eucalyptol. Jika Anda memiliki gangguan ini, pengobatan dengan minyak eucalyptus patut dicoba.
Advertisement
Asma
Manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan juga berguna untuk membantu mengatasi penyakit asma. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa eucalyptol memiliki kemampuan untuk memecah lendir pada penderita asma.
Sementara beberapa orang dengan asma parah dapat menurunkan dosis obat steroid dengan menggunakan eucalyptol, sebagai alternatif pengobatan.
Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba pengobatan ini. Dengan begitu, dokter akan memberikan saran terbaik sesuai kondisi kesehatan yang Anda alami.
Advertisement
Membantu Penyembuhan Luka
Manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan berikutnya dapat membantu penyembuhan luka. Minyak yang terbuat dari tanaman kayu putih telah digunakan dalam pengobatan tradisional Aborigin untuk mendukung penyembuhan luka. Dalam hal ini sebuah penelitian membuktikan bahwa minyak eucalyptus dapat melawan dua patogen, yaitu S. aureus dan E. coli.
S. aureus ini merupakan patogen yang bertanggung jawab atas infeksi setelah operasi seperti sindrom syok toksik dan keracunan makanan. Sedangkan E. coli bertanggung jawab atas infeksi saluran kemih. Para peneliti mengetahui bahwa minyak kayu putih berhasil melawan kedua patogen tersebut secara efektif.
Advertisement
Pereda Sakit
Pereda sakit juga termasuk salah satu manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Berdasarkan studi tahun 2013, ditemukan bahwa orang yang menghirup minyak eucalyptus selama 30 menit pada tiga hari berturut-turut setelah operasi penggantian lutut efektif dalam mengurangi rasa sakit dan tekanan darah.
Minyak kayu putih juga digunakan dalam beberapa salep dan krim pereda nyeri yang digunakan untuk kondisi seperti radang sendi dan nyeri otot. Seperti mentol dan wintergreen, eucalyptus bekerja dengan mendorong rasa panas atau dingin pada kulit sehingga dapat menenggelamkan atau meredakan rasa sakit
Advertisement
Menjaga Kesehatan Gigi
Manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan yang terakhir namun tidak kalah menarik yaitu dapat menjaga kesehatan gigi. Peneliti menemukan bahwa minyak kayu putih juga bermanfaat untuk kesehatan gigi.
Sebuah tinjauan studi tahun 2015 menyimpulkan bahwa minyak kayu putih mampu mencegah pertumbuhan bakteri pada gigi secara efektif. Manfaat ini tentu sangat berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah gigi berlubang.
Advertisement
Risiko Efek Samping
Setelah mengetahui beberapa manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan, terdapat beberapa risiko efek samping yang perlu Anda perhatikan. Minyak kayu putih merupakan obat luar sehingga biasanya digunakan dengan cara dioles atau dihirup, tidak untuk dikonsumsi secara oral. Jika minyak kayu putih ditelan, maka dapat menimbulkan beberapa efek samping, yaitu sebagai berikut:
- Mual
- Muntah
- Diare
- Sakit perut
- Pernapasan cepat atau dangkal
- Detak jantung lemah atau cepat
- Ketidaksadaran
- Pusing
- Sakit kepala
- Kejang
- Kantuk
Advertisement
Cara Penggunaan
Setelah mengetahui beberapa manfaat minyak eucalyptus bagi kesehatan dan risiko efek sampingnya, terakhir terdapat beberapa saran penggunaan yang bisa dicoba. Perlu diketahui, bahwa mengoleskan minyak eucalyptus murni langsung pada kulit bisa menyebabkan iritasi. Dengan begitu, beberapa saran penggunaan berikut perlu diperhatikan:
- Sebagai bahan oles, Anda perlu menambahkan 12 tetes minyak ke setiap ons cairan minyak lain seperti minyak almond, kernel aprikot, minyak alpukat, atau lotion.
- Untuk membuat salep menggunakan minyak kayu putih, tambahkan beberapa tetes ke petroleum jelly (misalnya, Vaseline) dan oleskan sebagai lapisan tebal hingga tiga kali sehari.
- Untuk melancarkan saluran pernapasan, tambahkan beberapa tetes minyak eucalyptus atau segenggam daun kayu putih ke dalam air panas atau alat penguap dan hirup uap uapnya dalam-dalam selama lima hingga 10 menit. Lakukan cara ini dengan hati-hati agar tidak terbakar.
- Anda juga bisa menggunakan minyak kayu putih di bak mandi air hangat atau shower. Tambahkan dua hingga tiga tetes minyak esensial ke bak mandi Anda sesaat sebelum masuk. Jika Anda mandi, letakkan dua hingga tiga tetes minyak esensial ke kain lap basah. Saat air hangat pancuran memanaskan kain lap, minyak yang menguap dilepaskan.