25 Contoh Pantun Nasihat, Inspiratif dan Penuh Makna Mendalam

Pantun merupakan salah satu karya sastra yang populer dan masih diminati hingga saat ini. Pantun tidak hanya digunakan sebagai media penuturan pesan, tetapi juga sebagai media permainan kata-kata.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
25 Contoh Pantun Nasihat, Inspiratif dan Penuh Makna Mendalam
Ilustrasi membaca. ©2015 Merdeka.com/Lifehack

Pantun merupakan salah satu karya sastra yang populer dan masih diminati hingga saat ini. Pantun tidak hanya digunakan sebagai media penuturan pesan, tetapi juga sebagai media permainan kata-kata.

Pantun terbagi menjadi beberapa jenis, salah satu jenis pantun yang paling terkenal adalah pantun nasihat. Biasanya, pantun nasihat berisi petuah, petunjuk, peringatan, pesan moral, atau ajaran yang baik. Selain itu, pantun nasihat juga terikat dengan konvensi dan aturan penulisan pantun.

Sama seperti pantun pada umumnya, pantun nasihat juga terdiri dari empat bait. Di mana baris pertama dan kedua adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi. Adapun sajak akhiran berpola a-b-a-ab dan terdiri dari 8-12 suku kata.

Berikut kumpulan contoh pantun nasihat yang merdeka.com lansir dari Bola.com dan Gramedia.com:

1. Si Joni langganan juara satu

Padahal hobinya tidur pulas

Kumpulkan PR tepat waktu

Agar bisa naik kelas

2. Ayahku seorang petani

Bekerja tiap hari di tanah ladang

Ayo belajar hari ini

Untuk masa depan yang lebih gemilang

3. Joni memancing di kala fajar

Pulang menenteng banyak ikan

Bagi siapa yang rajin belajar

Pasti akan sukses kemudian

4. Anak kecil bermain batu

Batu besar dilempar masuk sumur

Belajar jangan mengenal waktu

Juga jangan mengenal umur

5. Liburan asyik pergi ke Blitar

Tak ingin pulang terburu-buru

Jika ingin menjadi anak yang pintar

Belajar dan Berterima Kasih lah pada bapak ibu guru

6. Buah kelapa dibikin santan

Dibikinnya di waktu petang

Buat apa mikirin mantan

Mending kamu inget utang

7. Pukul tujuh pagi telah masuk kelas

Mengerjakan tugas yang cukup rumit

Menuntut ilmu haruslah ikhlas

Wujudkan cita-citamu setinggi langit

8. Kalau hendak berlayar sampai ketepian

Hari ini cuacanya berawan

Paling gak enak hidup sendirian

Saran gue cepat nikahan

9. Elang terbang jauh melayang,

Hinggap sebentar di atas tiang.

Siapa yang sifatnya penyayang,

Pasti dia akan disayang.

10. Ikan gabus punya insang,

Pohon pinus tinggi menjulang.

Pemuda itu harus berjuang,

Peras keringat banting tulang.

11. Petir datang kilat menyambar,

Hujan deras sedang ditunggu.

Datang sekolah untuk belajar,

Pulang sekolah dapat ilmu.

12. Bunyi huruf tolong lafalkan,

Kalau baca ayo ucapkan.

Ayat Al Quran mari hafalkan,

Sudah hafal, kita amalkan.

13. Jati tumbuh berjajar lima,

Sudah tinggi setinggi kelapa.

Sholat adalah tiang agama,

Menegakannya, menegakan agama.

14. Hari raya makan ketupat,

Rumah kampung di pedalaman.

Di mana ilmu hendak didapat,

Pada guru yang berpengalaman.

15. Orang datang beriring-iringan,

Melewati jalan berbatu.

Bangun pagi jangan kesiangan,

Datang ke sekolah tepat waktu.

16. Berjalan-jalan menuju Bali

Pergi jauh mencari aneka mainan

Kepada Tuhan-lah kita kembali

Mohonlah doa dan ampunan

17. Pagi hari petani datang menyemai

Padi tumbuh disiram sudah

Jika ingin hidup dalam damai

Jangan pernah lupa beribadah

18. Hari Minggu belanja ke pasar

Membeli sayuran dan juga beras

Tiap hari rajinlah belajar

Agar di masa depan jadi orang yang cerdas

19. Berlari-lari memacu waktu

Tetap tertinggal gerbong kereta

Letakan Pendidikan di nomor satu

Untuk kemajuan bangsa dan negara

20. Ikut lomba dan kalah

Pulang-pulang hati kesal

Waktu muda rajinlah sekolah

Agar di masa tua tak menyesal

21. Kain batik lurik-lurik,

Ujung kain banyak renda.

Wanita cantik sungguh menarik,

Jadi godaan setiap pemuda.

22. Ladang luas tiada hama,

Hanya datang seekor lebah.

Alangkah nikmat paham agama,

Suami sayang, istrinya shalehah.

23. Mentari datang cahaya berpijar,

Jarum patah di dalam peti.

Untuk apa selalu belajar,

Siang malam tiada henti.

24. Orang berkumis tampang sangar,

Hanya makan sepotong ubi.

Beragamalah dengan benar,

Beribadah ikuti Nabi.

25. Jika jalan tiada rata,

Tidak kuat badanpun roboh.

Jika engkau hendak meminta,

Mintalah hanya kepada Allah.

Rekomendasi