Kekalahan Timnas Inggris di pesta sepak bola EURO 2020 membuat banyak orang bereaksi. Seperti penggemar yang tidak terima dengan kekalahan tersebut dengan merusak fasilitas stadion.
Tak hanya itu, ternyata ada juga yang memberikan hinaan terhadap para pemain Inggris. Hinaan rasial tersebut ditujukan kepada pemain Inggris seperti Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho.
Bahkan kejadian tersebut sudah diketahui oleh Pangeran William yang juga Presiden Football Association. Ia juga memberikan respons terhadap kasus tersebut.
Advertisement
Respons itu diungkapkan oleh Pangeran William dalam unggahan di akun Twitter resminya pada Senin (12/7). Dalam unggahan tersebut, Pangeran William juga memberikan sebuah pesan.
Isi cuitan ayah tiga anak ini meluapkan kekesalannya dengan pelecehan rasis yang terjadi kepada para bintang sepak bola itu. Ia juga sudah jengah sekali dengan hinaan rasial yang ada di sebuah pesta olahraga seperti EURO 2020.
"Saya muak dengan pelecehan rasis yang ditujukan kepada pemain Inggris setelah pertandingan tadi malam," tulis Pangeran William.
Advertisement
Pangeran William menjelaskan juga bahwa para pemain yang membawa nama Inggris untuk bertanding tidak pantas menerima hinaan tersebut. Ia menekankan untuk semua yang terlibat dalam kasus ini harus memberikan pertanggung jawaban.
"Benar-benar tidak dapat diterima bahwa para pemain harus menanggung perilaku penuh kebencian ini. Itu harus dihentikan sekarang dan semua yang terlibat harus bertanggung jawab," tambahnya.
Advertisement
Sebelum adanya kasus hinaan ini, Pangeran William sempat mengucapkan kepada Timnas Prancis atas kemenangannya di EURO 2020. Ucapan itu diunggahnya melalui akun Instagram resminya.
"Patah hati. Selamat @Azzuri atas kemenangan yang hebat. @England, kalian telah berjalan sangat jauh, tapi sayang ini bukan harinya kita. Kalian bisa mengangkat kepada tinggi-tinggi, dan bangga kepada diri kalian sendiri—Aku tahu bakal ada lagi [kesempatan] yang akan datang," tulis Pangeran William.