Sosok Prisia Nasution tentu bukan nama yang asing lagi bagi sebagian orang. Ia merupakan seorang pemain film yang sudah muncul sejak era 2000-an awal.
Di luar seni peran, Prisia ternyata mendirikan sebuah yayasan bernama Kopi Panas Foundation sejak tahun lalu. Lewat yayasan ini, Prisia Nasution menggugah kepedulian awam terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Baru-baru ini, Prisia Nasution menceritakan bagaimana yayasan tersebut berdiri. Ia juga berbagi cerita mengenai alasannya mendirikan yayasan tersebut.
Advertisement
Hal itu diungkapkan oleh Prisia Nasution dalam tayangan Tonight Show bersama Vincent dan Desta yang diunggah di kanal Youtube Tonight Show NET pada Rabu (31/3). Dalam kesempatannya tersebut, Prisia bercerita mengenai yayasan yang dikelolanya.
Pada awalnya, yayasan ini berkonsentrasi dalam tiga hal yaitu, manusia, hewan dan lingkungan. Namun, sebelum menuju hewan dan lingkungan, Prisia Nasution ingin berfokus untuk menjadi yayasan yang memperhatikan gangguan jiwa pada manusia.
"Karenakan memang yayasan gue Kopi Panas Foundataion, yang kita urusin ada tiga animal iya, human iya, environment juga iya. Tapi dari semuanya tuh gue mikir terus ya manusianya dulu ya yang kita urusin sebelum ngurusin hewan sama lingkungan," ungkap Prisia Nasution.
Advertisement
Prisia mengungkapkan bahwa orang yang mengalami gangguan jiwa berat itu jumlahnya lumayan banyak. Namun, tidak banyak LSM yang berfokus untuk mengelola dan merawat orang yang memiliki gangguan jiwa ini.
"Ternyata gangguan jiwa berat itu jumlahnya, ternyata banyak banget dan nggak ada yang megang, karena nyari yayasan ini nggak ada," tambah Prisia Nasution.
Advertisement
Prisia menyebut, biasanya orang menyumbang uang untuk panti asuhan atau panti jompo, hampir tak pernah orang memberi bantuan buat panti ODGJ. Prisia menduga bisa jadi, banyak yang ingin membantu ODGJ tapi tak tahu cara menyalurkannya.
"Jadi panti ODGJ itu ada, tapi stigmanya masih sangat negatif jadi orang nggak ada yang berani dateng, nggak ada yang berani kasih sumbangan, jadi kondisi mereka semakin terpuruk," ucap Prisia Nasution.