Pada 1 September 2000, Ariel bersama Uki, Andika, Lukman, Reza, Indra membentuk band bernama Peterpan. Album pertama mereka, 'Taman Langit' bisa terjual lebih dari 750 ribu kopi dan menerima penghargaan Multi Platinum.
Setelah meledak di pasaran dan menjadi band besar di Indonesia, dari sinilah popularitas Ariel mulai melambung. Tak hanya prestasinya saja yang menarik untuk diperbincangkan, namun masa lalu Ariel saat pertama kali membentuk Peterpan juga menarik untuk dicari tahu.
Baru-baru ini, Ariel bercerita bahwa ia pernah dilarang oleh orang tua untuk menjadi musisi. Ariel juga membagikan pengalamannya pada saat meluluhkan hati orang tuanya.
Advertisement
Jadi Insinyur
Hal itu diungkapkan oleh Ariel dalam video perbincangannya bersama Vincent dan Desta yang diunggah di kanal YouTube Vincent and Desta pada Senin (8/3). Dalam kesempatannya tersebut, Ariel membagikan kisahnya.
Ariel mengatakan bahwa sang ayah memang tidak membolehkan anak-anaknya untuk menjadi musisi. Sang ayah menginginkan anak-anaknya termasuk Ariel untuk menjadi seorang insinyur.
"Bokap gue tuh ya, pokoknya kalau bisa anaknya jadi insinyur semua. Kakak gue yang cowok kan main band, begitu agak serius dikit main band, disuruh berhenti, habis itu masuk Paskibra dia," jelas Ariel.
Advertisement
Lebih Pintar
Tak ada cara khusus agar sang ayah menjadi lunak dan memperbolehkan Ariel menjadi musisi. Pada saat itu, Ariel hanya diam dan tak mengatakan bahwa ia sudah berkarier dengan Peterpan.
"Karena gue sedikit lebih pintar. Maksudnya begini, gue pintarnya enggak bilang-bilang kalau gue main band," tambah Ariel.
Advertisement
Tak Boleh Serius
Lebih lanjut, Ariel mengatakan bahwa tak sepenuhnya sang ayah melarang anak-anaknya dekat dengan musik. Sang ayah hanya memperbolehkan anak-anaknya sekadar bermain musik saja dan tidak diperbolehkan untuk serius menggelutinya.
"Enggak ada, kan kena marah semua, enggak boleh, enggak boleh serius. Maksudnya kalau mau main doang ya enggak apa-apa, cuma kalau kelihatan kayak serius gitu, apalagi kakak gue tamat SMA, jadi kayak 'sudah berhenti, main bandnya berhenti'," ucap Ariel.