Sembelit memang menjadi salah satu gangguan kesehatan umum yang sering terjadi. Gangguan ini biasanya ditandai dengan kondisi perut bergas dan buang air besar yang tidak lancar. Tentu hal ini menimbulkan rasa yang tidak nyaman, bahkan tidak jarang kondisi ini mengganggu aktivitas keseharian yang dilakukan.
Terlebih lagi, jika masalah konstipasi atau sembelit terjadi saat sedang melakukan perjalanan atau bepergian. Tidak sedikit orang yang sering mengalami masalah sembelit saat sedang traveling atau bepergian. Ternyata kondisi ini memang menjadi salah satu risiko yang kerap terjadi.
Bukan tanpa alasan, saat Anda sedang bepergian, terutama dalam perjalanan jauh, tentu akan mengalami perubahan kebiasaan. Mulai dari perubahan waktu makan, jadwal tidur, atau dampak jet lag yang didapatkan saat melakukan perjalanan jauh. Beberapa faktor ini sangat berpengaruh pada ritme sirkadian tubuh yang mempengaruhi proses pencernaan.
Berdasarkan alasan tersebut, tidak heran jika banyak orang mungkin termasuk Anda sering mengalami masalah sembelit ketika sedang bepergian. Meskipun merupakan kondisi umum yang sering terjadi, namun sebaiknya risiko ini diantisipasi dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas. Dalam hal ini, terdapat beberapa cara mencegah sembelit saat bepergian yang perlu Anda ketahui.
Anda perlu membangun kebiasaan sehat selama bepergian untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. Mulai dari mengonsumsi makanan sehat dengan serat tinggi, mencukupi hidrasi tubuh, hingga menghindari duduk terlalu lama. Melansir dari The Healthy, berikut kami merangkum beberapa cara mencegah sembelit saat bepergian yang bisa Anda terapkan.
Advertisement
Sembelit Sering Terjadi saat Bepergian
Sebelum mengetahui beberapa cara mencegah sembelit saat bepergian, perlu diketahui terlebih dahulu latar belakang kondisi ini terjadi. Menurut ahli gastroenterology, gangguan sembelit saat bepergian merupakan kondisi umum yang sering terjadi.
Alasan utama yang menyebabkan kondisi ini tidak lain adalah perubahan rutinitas. Saat Anda sedang melakukan perjalanan jauh, tentu akan mengalami beberapa perubahan rutinitas.
Mulai dari waktu makan yang berbeda, jadwal tidur yang bergeser, hingga dampak jet lag yang mengganggu ritme sirkadian tubuh. Lebih lanjut kondisi inilah yang menimbulkan sistem pencernaan menjadi tidak lancar.
Faktor penyebab lainnya juga bisa datang dari masalah ketidaknyamanan pada toilet. Banyak orang yang merasa tidak nyaman menggunakan toilet yang tidak biasa digunakan sehari-hari seperti di rumah.
Tentu hal ini dapat membuat seseorang enggan menggunakan toilet umum, sehingga secara tidak langsung proses pencernaan juga akan terganggu. Terlebih lagi ketika bepergian dalam waktu yang lama, jika tidak segera diatasi justru hal ini dapat mengganggu aktivitas keseharian.
Advertisement
Lakukan Aktivitas Jalan Kaki
Setelah mengetahui latar belakang penyebabnya, berikutnya terdapat beberapa cara mencegah sembelit saat bepergian yang bisa dilakukan. Rekomendasi tips pertama yang bisa Anda coba adalah melakukan aktivitas jalan kaki di pagi hari. Perlu diketahui, bahwa olahraga dapat meningkatkan fungsi saluran pencernaan lebih baik.
Saat bepergian, Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan santai di pagi hari untuk membantu proses metabolisme tubuh. Terutama ketika Anda harus tinggal selama beberapa hari di tempat tujuan yang sedang dikunjungi, aktivitas ini perlu dilakukan demi tubuh yang lebih sehat dan stabil.
Advertisement
Hindari Duduk Terlalu Lama
Cara mencegah sembelit saat bepergian berikutnya dengan menghindari duduk terlalu lama. Cukup sulit memang melakukan hal ini saat Anda harus berkendara dan duduk selama beberapa jam hingga sampai tujuan.
Namun perlu diketahui, duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan kondisi stres pada usus yang dapat mempengaruhi proses pencernaan. Dalam hal ini, disarankan untuk melakukan peregangan kaki, minum air dengan cukup, dan memberikan waktu luang untuk ke kamar mandi. Beberapa cara ini dapat mengurangi aktivitas duduk terlalu lama yang bisa memicu gangguan sembelit.
Advertisement
Konsumsi Buah Beri saat Sarapan
Cara mencegah sembelit saat bepergian selanjutnya bisa dengan mengonsumsi buah beri saat sarapan. Asupan serat dapat bekerja mengembangkan tinja, membuatnya lebih mudah untuk bergerak dalam saluran pencernaan.
Dengan cara ini, tentu dapat mengurangi munculnya gejala sembelit saat dalam perjalanan. Anda bisa menambahkan satu atau dua camilan buah segar yang mengandung serat baik. Beri menjadi salah satu rekomendasi buah kaya serat yang bisa Anda konsumsi.
Advertisement
Temukan Rutinitas
Cara mencegah sembelit saat bepergian berikutnya dengan menemukan dan membangun rutinitas sehat. Dalam hal ini, Anda harus memperhatikan jam makan yang biasanya dilakukan dalam keseharian.
Misalnya ketika Anda terbiasa sarapan pukul 07.30 pagi maka usahakan untuk melakukannya di waktu yang sama. Jika terlambat, hal ini dapat memicu gejala sembelit akibat sistem pencernaan yang terganggu.
Dengan begitu, Anda perlu menghindari perubahan drastis pada rutinitas harian agar ritme sirkadian tubuh tetap terjaga dengan baik. Sehingga ini dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan sembelit saat sedang bepergian.
Advertisement
Cukupi Hidrasi
Mencukupi hidrasi tubuh dengan baik juga termasuk salah satu cara mencegah sembelit saat bepergian yang perlu dilakukan. Perlu diketahui, dehidrasi merupakan faktor utama penyebab sembelit, jadi pastikan untuk mengonsumsi lebih banyak air daripada biasanya, terutama jika Anda bepergian ke tempat yang lebih panas atau lebih kering daripada kondisi di rumah. Air juga membantu serat menjadi lebih efektif dalam menormalkan pergerakan usus Anda.
Advertisement
Jangan Menunda ke Kamar Mandi
Cara mencegah sembelit saat bepergian yang terakhir dengan tidak menunda ke kamar mandi. Mengabaikan keinginan untuk pergi ke kamar mandi atau merasa tidak nyaman menggunakan toilet umum, terkadang bisa menyebabkan sembelit. Anda perlu memperhatikan waktu rutinitas Anda saat harus ke kamar mandi.
Carilah fasilitas kamar mandi atau toilet umum yang bersih agar Anda nyaman saat menggunakannya. Sehingga hal ini bukan menjadi masalah besar yang dapat menyebabkan gangguan sembelit saat melakukan perjalanan.