Hingga 31 Desember 2020, tercatat telah ada 3 juta dosis vaksin Virus Corona yang tiba di Indonesia. Memasuki awal Januari 2021, jutaan vaksin itu mulai disebar ke daerah-daerah, salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dilansir dari ANTARA pada Selasa (5/12), tercatat ada puluhan ribu dosis vaksin COVID-19 yang tiba di Yogyakarta pada Selasa pagi pukul 06.09 WIB. Lantas, vaksin-vaksin itu diangkut dengan truk berpendingin milik PT. Biofarma dan dimasukkan ke dalam Gudang Farmasi Dinas Kesehatan DIY.
Setelah tiba di Yogyakarta, kemudian rencananya vaksin itu akan segera diberikan ke berbagai lapisan masyarakat. Lantas bagaimana tahap pembagiannya? Berikut selengkapnya:
Advertisement
Tahap Pembagian Vaksin
Sebelum vaksin itu tiba di Yogyakarta, Gubernur Sri Sultan HB X telah menjelaskan proses vaksinasi yang rencananya akan dimulai pada 14 Januari. Sri Sultan menjelaskan, untuk tahap pertama, DIY menerima jatah vaksin COVID-19 sebanyak 26.800 dosis yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.
Untuk tahap kedua, DIY akan mendapatkan sebanyak 555.290 dosis yang diperuntukkan bagi pekerja sektor pelayanan publik dan para lanjut usia. Sementara itu untuk tahap ketiga, DIY akan memperoleh sebanyak 995.353 dosis yang diperuntukkan bagi para kelompok rentan. Dan untuk tahap terakhir, DIY akan mendapatkan 1.067.912 dosis yang diperuntukkan bagi pelaku ekonomi yang esensial dan masyarakat lainnya.
Advertisement
Persiapan Pembagian Vaksin
Dengan empat tahap pembagian vaksin itu, total DIY mendapatkan jatah sebanyak 2.605.179 vaksin COVID-19. Namun untuk dapat melakukan keempat tahapan itu, DIY membutuhkan 1.313 orang vaksinator atau orang yang melakukan vaksinasi. Hingga hari ini (5/1), baru ada 331 orang tenaga kesehatan yang sudah siap melakukan vaksinasi itu.
“Kita perlu ada kesiapan mulai tanggal 7 Januari untuk pendidikan, pelatihan, dan sebagainya,” kata Sri Sultan HB X dikutip dari ANTARA.
Advertisement
Waspada Hoaks Vaksinasi
Sementara itu dari Semarang, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta warganya untuk mewaspadai hoaks vaksinasi. Ganjar menjelaskan, tidak semua masyarakat bisa langsung mendapatkan vaksin COVID-19 karena sudah ada prioritas golongan yang harus diutamakan.
Sama seperti di DIY, proses vaksinasi di Jawa Tengah sendiri akan dimulai pada tanggal 14 Januari 2021 dengan penerima pertama adalah tenaga kesehatan dan personel penunjang yang menjadi garda terdepan dalam melawan COVID-19.
"Tidak setiap orang hari ini bisa divaksin karena itu untuk pelayanan tenaga medis lebih dulu prioritasnya, yang kedua itu ada batasan umurnya juga sehingga ini tidak serta merta karena jumlah di awalnya masih terbatas," ujar Ganjar dikutip dari ANTARA pada Senin (4/1).