7 Manfaat Berhenti dari Rokok Elektrik, Cegah Risiko Serangan Jantung

Terdapat berbagai manfaat berhenti dari rokok eletrik yang bisa Anda dapatkan. Di mana sistem kerja organ jantung menjadi lebih baik, meningkatkan fungsi indera tubuh, hingga risiko serangan jantung yang menurun drastis.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
7 Manfaat Berhenti dari Rokok Elektrik, Cegah Risiko Serangan Jantung
Rokok elektrik. © theguardian.com

Merokok memang menjadi suatu kebiasaan bagi sebagian besar orang. Kebiasaan ini bisa dilakukan di waktu tertentu saja atau bahkan sering dilakukan kapan saja seperti di waktu senggang. Sebagian besar orang yang merokok tentu sudah mendapatkan efek kecanduan sehingga sulit mengurangi atau meninggalkan kebiasaan buruk ini.

Terlebih lagi, saat ini sudah muncul rokok jenis baru yaitu rokok elektrik. Berbeda dengan rokok pada umumnya, rokok elektrik memudahkan pengguna menghisap rokok tanpa harus menyalakan dengan api. Bukan hanya itu, rokok elektrik juga menyediakan berbagai macam varian rasa yang berbeda dari rokok tembakau manual.

Meskipun sempat dinilai lebih aman, tetapi tetap saja rokok elektrik mempunyai berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Orang yang menggunakan rokok elektrik tidak hanya menghirup cairan nikotin tetapi juga berbagai pilihan bahan kimia dan penyedap rasa lainnya yang berbahaya bagi tubuh. Dengan begitu, jika Anda memiliki kebiasaan ini perlu segera mengurangi atau berhenti untuk mencegah berbagai dampak buruk bagi kesehatan.

Terdapat berbagai manfaat berhenti dari rokok eletrik yang bisa Anda dapatkan. Di mana sistem kerja organ jantung menjadi lebih baik, meningkatkan fungsi indera tubuh, hingga risiko serangan jantung yang menurun drastis. Bukan hanya itu, terdapat beberapa manfaat berhenti dari rokok elektrik lainnya yang tidak kalah baik untuk kesehatan.

Dilansir dari situs The Healthy, berikut kami merangkum beberapa manfaat berhenti dari rokok elektrik yang berguna untuk kesehatan tubuh Anda.

Manfaat berhenti dari rokok eletrik pertama yang bisa Anda dapatkan adalah sistem kardiovaskular tubuh yang semakin membaik. Dikatakan, setelah 20 menit berhenti dari rokok eletrik, detak jantung akan kembali normal tekanan darah turun dan sirkulasi darah mulai lancar.

Di samping itu, sistem pernapasan juga berkerja lebih baik. Hal ini karena tubuh Anda sudah berhenti mendapatkan bahan kimia propilen glikol dan gliserin nabati yang merusak saluran pernapasan. Saat berhenti merokok eletrik, maka akan merasakan napas menjadi lebih ringan dan aliran udara lebih jernih.

Manfaat berhenti dari rokok eletrik berikutnya yaitu dapat menurunkan efek nikotin. Perlu diketahui kandungan kimia nikotin pada rokok dapat menyebabkan efek ketagihan bagi penggunanya.

Bukan hanya itu bahan kimia ini juga memicu berbagai gejala psikologis dan fisik. Mulai dari perubahan suasana hati, sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, cemas, sakit kepala, insomnia, kram perut, dan lain sebagainya.

Ketika Anda berhenti dari rokok elektrik ini, maka efek nikotin ini akan berhenti dan mencapai puncaknya setelah hari ketiga. Kemudian secara bertahap akan menurun selama tiga hingga empat minggu berikutnya. Jadi dibutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Manfaat berhenti dari rokok elektrik berikutnya adalah menurunkan risiko serangan jantung. Dikatakan, setelah Anda berhenti dari rokok elektrik ini maka risiko serangan jantung yang mengancam mulai turun dengan sangat cepat.

Manfaat ini didapatkan dari kondisi penurunan tekanan darah dalam tubuh, peningkatan kadar oksigen darah, dan pengurangan pengaruh negatif dari kadar kolesterol dan pembentukan gumpalan darah. Ini menjadi salah satu manfaat penting yang bisa menjadi motivasi Anda untuk segera berhenti dari kebiasaan buruk ini.

Manfaat berhenti dari rokok elektrik selanjutnya yaitu dapat memperbaiki sistem indera tubuh. Perlu diketahui bahwa efek nikotin rokok juga dapat mengurangi kemampuan indera tubuh seperti indera penciuman dan perasa.

Setelah Anda berhenti 48 jam dari kebiasaan merokok elektrik, kemampuan indera akan semakin meningkat seperti kemampuan mencicipi atau mencium aroma makanan. Dengan begitu hal ini akan membantu tubuh kembali sehat dan bekerja dengan normal.

Manfaat berhenti dari rokok elektrik yang tidak kalah penting yaitu dapat memperbaiki sistem organ paru-paru. Seperti diketahui, seorang perokok tentu sering mengalami gejala batuk dan pernapasan yang tidak normal dengan mengeluarkan suara mengi.

Dengan begitu, jika Anda mulai berhenti dari kebiasaan ini akan membantu memulihkan organ paru-paru dengan lebih baik dan lebih cepat. Setelah satu bulan kemudian, kapasitas paru-paru akan meningkat dan gejala sesak napas serta batuk akan jauh berkurang.

Sirkulasi darah membaik juga termasuk salah satu manfaat berhenti dari rokok elektrik yang bisa didapatkan. Sebelumnya, saat kebiasaan merokok masih dilakukan kandungan nikotin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di kulit dan jantung.

Namun setelah mulai berhenti, maka sirkulasi darah akan semakin membaik karena pembuluh darah kembali ke diameter normal. Hal ini tentu akan memberikan kemudahan untuk organ jantung dalam melakukan fungsinya.

Manfaat berhenti dari rokok elektrik yang terakhir adalah dapat menurunkan risiko penyakit stroke dan kanker. Meningkatnya kesehatan jantung dan menurunnya tekanan darah menjadi perubahan baik yang dapat mengurangi risiko penyakit stroke. Bahkan risiko penyakit ini akan terus menurun setiap bulan setelah Anda berhenti dari kebiasaan merokok elektrik.

Di samping itu, berhenti merokok elektrik juga dapat mengurangi risiko penyakit kanker. Setelah satu decade risiko kanker paru-paru akan berkurang hingga 50 persen, begitu juga dengan risiko kanker pancreas, mulut, dan tenggorokan. Setelah 15 tahun risiko terkena penyakit jantung koroner juga menurun hingga sama dengan risiko yang dimiliki orang bebas rokok.

Rekomendasi