Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertimbangkan Hal Teknis, Ini Alasan Taufik Hidayat Tak Ingin Jadi Pelatih Badminton

Pertimbangkan Hal Teknis, Ini Alasan Taufik Hidayat Tak Ingin Jadi Pelatih Badminton Salam perpisahan Taufik Hidayat . ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Setelah era Taufik Hidayat, bisa dibilang Indonesia tak lagi memiliki atlet bulu tangkis tunggal putra yang disegani di dunia. Prestasi paling mentereng yang diraih Taufik Hidayat adalah menjadi Juara Olimpiade Athena 2004 dan Juara Dunia 2005.

Bersama tim Piala Thomas, Taufik Hidayat merasakan gelar juara 2000 dan 2002. Menantu dari Agum Gumelar ini juga menjadi juara Asian Games Busan 2002 dan Doha 2006.

Setelah tidak aktif lagi menjadi atlet bulu tangkis, Taufik Hidayat lebih memilih untuk tidak menjadi pelatih badminton. Ada beberapa alasan yang dipegang oleh Taufik Hidayat hal untuk itu.

Jadi Pelatih Badminton Harus Sekolah Lagi

pertimbangkan hal teknis ini alasan taufik hidayat tak ingin jadi pelatih badminton

You Tube - Vincent and Desta

Hal itu diungkapkan Taufik Hidayat dalam video perbincangannya bersama Vincent dan Desta yang diunggah di kanal YouTube Vindes beberapa hari lalu. Dalam kesempatannya tersebut, Taufik Hidayat bercerita tentang kualifikasi pelatih badminton.

Menurut Taufik Hidayat, seorang pelatih badminton itu harus mengemban tanggung jawab yang sangat besar. Ia juga mengatakan bahwa para calon pelatih harus mengikuti sekolah pelatih.

"Bukannya nggak cinta, jadi pelatih itu enggak gampang, mesti sekolah lagi," jelas Taufik Hidayat.

Hal Teknis

Selain itu, Taufik Hidayat juga tidak begitu menguasai hal teknis soal badminton. Sedangkan seorang pelatih harus mengetahui secara detail mengenai hal-hal teknis itu.

"Sekarang kalau ditanya ukuran lapangan berapa kali berapa, gue nggak tahu. Pelatih kan harus tahu," tambahnya.

Menjiwai

Taufik Hidayat menjelaskan bahwa butuh penyesuaian jika seorang atlet badminton ingin menjadi seorang pelatih. Lebih lagi, Taufik Hidayat tidak mempunyai jiwa untuk menjadi seorang pelatih.

"Cuma kan dari pemain itu nggak ada basic juga dan gue juga kan enggak bisa yang menjiwai jadi pelatih," jelas Taufik Hidayat.

(mdk/dem)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP