Sate ini sudah terkenal hingga Istana Negara.
Di Kabupaten Semarang, tepatnya di daerah Ungaran, Jawa Tengah, ada kuliner legendaris yang banyak dikenal orang. Namanya sate sapi Pak Kempleng.
Dilansir dari Jatengprov.go.id, Sate Pak Klempeng telah dikenal sejak tahun 1960-an. Pembeli dapat memilih beragam isian sate seperti daging, paru, babat, ati, ginjal, atau iso. Satu porsi berisi 10 tusuk sate.
Banyak pelancong dari luar kota yang rela mampir demi mencicipi sate sapi Pak Kempleng. Saat datang ke warung makan, pengunjung langsung ditawari berbagai jenis sate yang dijajakan. Lalu pengunjung duduk sebentar sembari menunggu sate dibakar dan disajikan.
Advertisement
Dikutip dari kanal YouTube J. Christiono, nama asli Pak Kempleng adalah Pak Sakimin. Ia merintis berjualan sate dengan berkeliling Kota Ungaran sejak tahun 1960-an.
Namun pada tahun 1972 Pak Sakimin meninggal dunia. Usaha itu kemudian diteruskan oleh putra keduanya, Pak Mulyono.
Setelah tak lagi berkeliling, ia mendirikan warung tenda di Alun-Alun Ungaran. Kini usaha sate sapi itu dilanjutkan oleh dua putrinya yaitu Ibu Suhartinah dan Ibu Suhartini.
Tak hanya kedua putri Pak Mulyono, kini generasi ketiga keturunan Pak Sakimin banyak yang mewarisi usaha kuliner sate sapi itu. Resep rahasia dipegang erat oleh pihak keluarga.
Advertisement
Tak hanya di Semarang, ketenaran Sate Pak Kempleng sudah sampai di Istana Negara. Pada waktu itu, sate sapi tersebut menjadi menu utama bagi Presiden Soeharto dan Presiden Habibie. Produk sate sapi itu juga pernah dikirim hingga ke Amsterdam, Belanda.
Kini warung Sate Pak Kempleng tersebar di berbagai tempat. Untuk menjaga kualitas daging sate yang baik, maka suplai daging diperoleh dari rumah potong hewan di daerah Salatiga.
Sedangkan untuk proses pembakaran sate, digunakan arang kayu dan dikipas menggunakan kipas tangan.
Sate Sapi Pak Kempleng memiliki keistimewaan yaitu tekstur dagingnya yang walaupun berotot namun lembut dan tidak berlemak. Hal ini karena daging yang digunakan adalah daging has dalam dan lulur.
Advertisement
Untuk mengurangi kadar kolesterol, lemak-lemak yang menempel pada daging dibersihkan terlebih dahulu.
Sate sapi ini memiliki rasa yang manis karena sebelum dirangkai menjadi sate, potongan-potongan daging direndam dalam bumbu yang bercampur gula aren.
Semakin lama potongan daging direndam, semakin meresap bumbunya terasa.