ISO adalah Badan Pengaturan Standar Internasional, Ketahui Jenis dan Tujuannya

Rabu, 3 Maret 2021 18:10 Reporter : Jevi Nugraha
ISO adalah Badan Pengaturan Standar Internasional, Ketahui Jenis dan Tujuannya Ilustrasi rapat. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - ISO adalah badan pengaturan standar internasional yang terdiri dari perwakilan badan standarisasi nasional masing-masing negara untuk mengukur kualitas organisasi. Kepanjangan ISO sendiri adalah The International Organization for Standardization, atau sebuah organisasi yang menetapkan standar internasional di bidang industrial dan komersial dunia.

Di samping itu, ISO juga memberikan spesifikasi kelas dunia untuk berbagai hal, mulai dari produk, layanan, hingga memastikan kualitas dan efisiensi. Sederhananya, perusahaan atau merek yang telah memiliki sertifikat ISO cenderung lebih memenangkan persaingan pasar global.

Dengan menggunakan standarisasi ISO, suatu perusahaan dapat menjamin produk yang dihasilkan. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan ISO dan apa saja manfaatnya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Maxmanroe:

2 dari 3 halaman

Mengenal ISO dan Jenis-jenisnya

ilustrasi bekerja

©2012 Merdeka.com

Sebagaimana kita tahu, ISO adalah standar internasional yang digunakan untuk mengukur, mengevaluasi, dan meningkatkan sistem yang memastikan kualitas dan produk secara keseluruhan. Setidaknya, ada delapan jenis ISO yang dikeluarkan oleh Organisasi Internasional dan banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Adapun jenis-jenis ISO yang telah diterapkan oleh beberapa perusahaan di antaranya sebagai berikut:

ISO 50001

ISO 50001 adalah jenis standar internasional yang menetapkan persyaratan bagi organisasi untuk mengembangkan dan meningkatkan Sistem Manajemen Energi. Hal ini memungkinkan organisasi untuk mengikuti kerangka kerja spesifik yang bisa membantu mereka dalam peningkatan kinerja energi, penggunaan, dan efisiensi.

ISO 14001

ISO 14001 merupakan standar yang terkait dengan sistem manajemen lingkungan. Beberapa aspek yang harus dipenuhi dari standar ini antara lain pengelolaan limbah, penghematan air, penghematan energi, dan penghematan bahan bakar.

ISO 9001

Salah satu jenis ISO yang banyak diterapkan oleh perusahaan adalah ISO 9001. Jenis ISO ini merupakan sistem manajemen kualitas yang paling banyak digunakan dan memiliki karakteristik pendekatan proses dengan tujuan meningkatkan efektivitas manajemen kualitas.

ISO 28000

ISO 28000 adalah standar internasional yang membahas persyaratan Sistem Manajemen keamanan untuk rantai pasok. Biasanya, standar ini menetapkan aspek-aspek untuk membantu organisasi dalam menilai ancaman keamanan dan mengelolanya saat muncul dalam rantai pasokan.

ISP/IEC 27001

ISP/IEC 27001 adalah salah satu standarisasi yang banyak digunakan untuk sistem manajemen informasi. Biasanya, standar ini diterapkan untuk perusahaan di bidang aplikasi teknologi informasi dan sejenisnya.

ISO TS 16949

Salah satu standarisasi yang paling banyak diterapkan oleh perusahaan adalah ISO TS 16949. Biasanya, jenis ISO ini digunakan oleh perusahaan di bidang industri otomotif. Konsep dari standar ini ialah perbaikan berkelanjutan, pengendalian rantai pemasok, serta tindakan pencegahan.

3 dari 3 halaman

Tujuan dan Manfaat ISO

006 tantri setyorini©2018 Merdeka.com/Pixabay

ISO adalah standar internasional yang memiliki manfaat bagi instansi tertentu, tak terkecuali perusahaan. Ada beberapa manfaat ISO untuk perusahaan di antaranya:

Mengoptimalkan Kinerja Karyawan

Dengan menggunakan standarisasi ISO, hal ini dapat memotivasi karyawan agar menjaga kualitas efisiensi, dan produktivitas sesuai standar ISO yang ditetapkan. Selain bisa menjaga kualitas produk atau jasa, memiliki sertifikat ISO dapat meningkatkan kinerja karyawan.

Mendapat Jaminan Kualitas

Perusahaan yang memiliki sertifikat standarisasi ISO pasti memiliki jaminan kualitas dan kredibilitas. Pasalnya, standarisasi ISO harus melalui suatu proses siklus pasti yang disebut PDCA. Siklus tersebut diterapkan pada segala jenis industri, yang mana harus melalui tahapan identifikasi, analisis, dan eksekusi suatu penyelesaian masalah untuk menjamin suatu standar internasional.

Hemat Biaya

Suatu perusahaan yang menerapkan standar ISO mampu membuat manajemen khusus yang bisa membantu untuk mengetahui kinerja perusahaan. Sebagai contoh, saat ada indikasi kinerja perusahaan menurun, ada upaya antisipasi dapat segera dilakukan. Dengan begitu, mampu mencegah terjadinya pemborosan anggaran yang berhubungan dengan kinerja dan produk yang buruk.

Meningkatkan Kredibilitas

Tujuan ISO selanjutnya adalah meningkatkan kredibilitas perusahaan. Suatu perusahaan yang menetapkan sistem manajemen mutu sesuai dengan standar internasional akan mendapat jaminan kredibilitas dan kualitas perusahaan tersebut. Sehingga, segala kegiatan yang dilakukan perusahaan telah memiliki standar terbaik dan mendapat kepercayaan dari konsumen.

[jen]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini