Dulu Jadi Tujuan Wisata, Ini Kisah Pulau Marongan yang Kini Telah Tenggelam
Merdeka.com - Di perairan Laut Jawa yang masuk dalam wilayah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, terdapat sebuah pulau tak berpenghuni. Namanya Pulau Marongan.
Untuk ke Pulau Marongan, pengunjung harus mengarungi laut sejauh 4 km dengan perahu nelayan. Perjalanan itu ditempuh selama 1 jam dari daratan Rembang. Bahkan pada bulan-bulan tertentu saat air laur surut, pulau ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Namun karena pengambilan batu karang dalam skala besar, Pulau Marongan kini akhirnya tergerus abrasi hingga akhirnya tenggelam oleh air laut. Padahal dulu pulau ini pernah jadi tujuan wisata. Berikut kisah keberadaan Pulau Marongan:
Tentang Pulau Marongan

©YouTube/Musyafa Musa
Pulau Marongan merupakan pulau tak berpenghuni yang berada di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pulau yang memiliki luas 6 hektare itu hanya ditinggali serangga dan burung, serta hutan bakau dan bermacam-macam tanaman keras lainnya.
Dilihat dari Pantai Kartini, Rembang, pulau itu tampak seperti cincin berbentuk giok yang dihiasi mutiara. Sebab di tengah pulau itu ada warna hijau daun dan di sekelilingnya ada putih gemerlap pasir laut.
Jadi Tujuan Wisata

©YouTube/Musyafa Musa
Bagi orang yang hobi memancing, Pulau Marongan biasanya menjadi tujuan favorit. Hal ini dikarenakan lautan di sekitarnya memiliki terumbu karang yang dihuni berbagai jenis ikan seperti kakap, kerapu, bentol, dan masih banyak lagi. Selain itu pada tahun 1990-an, pulau tersebut menjadi tempat tujuan dalam acara pesiar laut.
Pulau inipun juga menjadi tempat berkemah, bersemedi, melihat matahari terbit dan terbenam, dan tempat transit para nelayan bila cuaca buruk.
Punya Riwayat Mistis

©YouTube/Musyafa Musa
Sarmudan, seorang nelayan yang sehari-hari melaut di sekitar Pulau Marongan mengatakan, di atas Pulau Marongan, terdapat tiga buah makam yang tidak diketahui makam siapa. Saat ombak pasang, makam itu tertutup air.
Selain itu, Sarmudan mengatakan kalau pulau itu punya riwayat mistis. Dulunya pulau tersebut banyak digunakan sebagai tempat tirakat dan pesugihan.
Riwayat Pulau Marongan Kini

©YouTube/Musyafa Musa
Sarmudan mengatakan, saat ini Pulau Marongan sudah tertutup air laut. Yang tersisa hanyalah batu-batu karang yang menyembul ke permukaan tatkala air laut sedang surut.
“Jadi sudah tidak ada lagi karang yang muncul kalau air laut sedang tidak surut,” kata Sarmudan dikutip dari kanal YouTube Musyafa Musa.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya