Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Menulis Footnote yang Baik dan Benar, Lengkap Beserta Contohnya

Cara Menulis Footnote yang Baik dan Benar, Lengkap Beserta Contohnya Ilustrasi menulis jurnal. ©Shutterstock.com/winnond

Merdeka.com - Cara menulis footnote yang baik dan benar mudah dipraktikkan. Footnote atau catatan kaki merupakan daftar penjelasan yang ada pada karya tulis. Penjelasan ini ada di bagian bawah tiap lembaran atau akhir karya ilmiah tersebut.

Footnote tentu menjadi komponen penting dalam karya tulis. Penambahannya sangat diperlukan ketika menggunakan suatu kata asing, kutipan, dan sebagainya. Maka dari itu, seseorang yang membuat karya tulis harus ada footnote.

Cara menulis footnote penting diketahui setiap orang, terutama para penulis. Berikut cara menulis footnote yang baik dan benar yang merdeka.com lansir dari Liputan6.com dan sumber lainnya:

Cara Menulis Footnote yang Baik dan Benar

surat

©2018 Istimewa

Cara menulis footnote yang baik dan benar penting diketahui setiap pelajar dan mahasiswa. Ada beberapa langkah cara membuat catatan kaki yang perlu diketahui, yaitu:

• Cara menulis footnote yang paling penting, yaitu memperhatikan urutan penulisannya yakni diawali dengan nama penulis, judul, nama penerbit, kota penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman.

• Menuliskan nama penulis dengan lengkap, tidak dibalik, dan tidak disertai gelar akademik.

• Cara menulis footnote selanjutnya, yaitu penulisan judul dengan huruf kapital, bergaya cetak miring, garis bawah, atau cetak tebal.

• Menggunakan tanda baca koma (,) untuk memisahkan setiap unsur catatan kaki.

• Menyediakan ruang pada bagian bawah halaman sehingga margin bawah tidak kurang dari 3 cm.

• Setelah nomor penunjukkan, ketikkan setengah spasi ke bawah dan mulai tuliskan baris pertama dari catatan kaki.

• Jarak antar baris catatan kaki yakni spasi rapat.

• Sementara itu, jarak antar catatan kaki yakni spasi dua.

• Baris kedua dari setiap catatan kaki dimulai dari margin kiri.

Contoh footnote skripsi:

Muryid Rahman, Skripsi: “Perkembangan Struktur Ekonomi Menengah Kebawah Setelah Mempelajari Kecakapan Teknologi Informasi” (Yogyakarta: UGM, 2005), Hal. 85.

Adnan Syarief, Skripsi: “Sistem Pendaftaran Praktikum Berbasi Laravel” (Yogyakarta: UMY, 2017), Hal 30.

Cara Menulis Footnote dari Buku

1. Nama depan penulis Nama belakang, Judul Buku, edisi. (Tempat publikasi: Penerbit, tahun), nomor halaman, URL.

2. Nama belakang penulis, Judul Buku yang Dipersingkat, nomor halaman.

Contoh:

Stephen Covey, The 7 Habits of Highly Effective People , edisi ke-3. (New York: Free Press, 1989), 75–89.

Covey, 7 Habits , 75–7.

Cara Menulis Footnote dari Jurnal

1. Nama depan penulis Nama belakang, “Judul Artikel,” Volume Nama Jurnal , Nomor terbitan (Tahun): nomor halaman, DOI atau URL.

2. Nama belakang penulis, “Judul Artikel yang Dipersingkat,” nomor halaman.Contoh:

Hannes Datta, “The Challenge of Retaining Customers Acquired with Free Trials,” Journal of Marketing Research 52, no. 2 (2015): 220, www.jstor.org/stable/43832354.

Datta, “Challenge of Retaining Customers,” 220.

Mc. Preganent, “Representative of Natural Habits with Prulal Educaton”. Educational Evaluation and Alanytics. Vol. 4 No. 3, Summer 2003, hal. 120.

Gemar Berkarya Hatta, “Rekam Kesehatan dan Medis (Medical Records) dalam Kedudukannya sebagai Penunjang Kesehatan Nasional”, dalam Berita Arsip Nasional, No. 28, Juni 1988 (Surabaya: ANRI, 1988), hal. 7.

Cara Menulis Footnote dari Internet

puisi

©2019 Merdeka.com

1. Nama depan penulis nama belakang, "Judul Halaman," Judul Situs Web, tanggal publikasi, URL.

2. Nama belakang penulis, "Judul Halaman yang Dipersingkat."

Contohnya:

Courtney Gahan, “How to Paraphrase Sources,” Scribbr, April 18, 2018, https://www.scribbr.com/citing-sources/how-to-paraphrase/.

Gahan, “How to Paraphrase Sources.”

Unsur-unsur Footnote

Footnote merupakan keterangan-keterangan atas teks karangan yang ditempatkan pada kaki halaman karangan yang bersangkutan. Ada beberapa unsur catatan kaki yang perlu diperhatikan, antara lain:

• Nama penulis atau pengarang (editor dan penerjemah)

• Menuliskan judul buku atau karangan.

• Nama dan nomor seri buku atau karangan.

• Informasi data publikasi, seperti jilid, nomor cetakan, kota penerbit, hingga tahun terbit.

• Nomor halaman yang dikutip

Fungsi Footnote

Footnote tidak hanya untuk menunjuk sumber tempat terdapatnya sebuah kutipan, tetapi dapat juga digunakan untuk memberi keterangan-keterangan lainnya. Berikut fungsi catatan kaki, di antaranya:

• Menjelaskan komentar penulis terhadap pernyataan dalam teks yang dipandang penting, tetapi tidak bisa dinyatakan bersama teks karena bisa mengganggu alur tulisan.

• Sebagai keterangan mengenai suatu hal yang dikemukakan dalam karangan ilmiah di halaman.

• Menunjukkan sumber lain yang membicarakan yang sama. Catatan kaki ini biasanya menggunakan kata-kata seperti bandingkan..., lihat.... dan sebagainya. Penggunaan ungkapan ini perlu konsisten dan benar.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP