Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda, Gen Z Wajib Tahu

Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda, Gen Z Wajib Tahu

Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda, Gen Z Wajib Tahu

Untuk meminimalisir risikonya, terdapat beberapa cara mencegah diabetes usia muda yang bisa dilakukan.

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak pandang usia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk anak muda. Terlebih, beberapa waktu terakhir di media sosial sempat ramai pengakuan gen z terserang diabetes.

Dengan begitu, para anak muda penting untuk terus mewaspadai risiko penyakit diabetes. Untuk meminimalisir risikonya, terdapat beberapa cara mencegah diabetes usia muda yang bisa dilakukan. Mulai dari makan makanan sehat, olahraga teratur, hingga membatasi konsumsi gula.

Berikut kami merangkum cara mencegah diabetes di usia muda, faktor penyebab, dan risiko yang bisa ditimbulkan, bisa disimak.

Cara Mencegah Diabetes Usia Muda

Cara Mencegah Diabetes Usia Muda

Pertama, akan dijelaskan cara mencegah diabetes di usia muda.

Mencegah diabetes pada usia muda melibatkan beberapa langkah penting dalam menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat. Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah diabetes pada usia muda:

1. Makan Sehat: Konsumsilah makanan yang kaya serat, rendah lemak jenuh, dan rendah gula tambahan. Pilihlah makanan yang rendah glikemik untuk mengontrol kadar gula darah Anda.

2. Olahraga Teratur: Lakukan olahraga secara teratur, minimal 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu. Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin.

3. Jaga Berat Badan Ideal: Menjaga berat badan ideal merupakan faktor penting dalam mencegah diabetes. Kurangi konsumsi makanan tinggi kalori dan tingkatkan aktivitas fisik untuk mengontrol berat badan.

4. Batasi Konsumsi Gula: Hindari minuman manis, makanan olahan yang tinggi gula tambahan, serta permen dan camilan manis lainnya. Gula dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

5. Pantau Tekanan Darah dan Kolesterol: Hipertensi dan kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan risiko diabetes. Pantau dan kendalikan tekanan darah serta kadar kolesterol Anda.

6. Hindari Konsumsi Alkohol dan Rokok: Keduanya dapat meningkatkan risiko diabetes. Hindari atau batasi konsumsi alkohol dan hindari merokok.

7. Periksakan Kesehatan secara Rutin: Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk memantau kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Ini dapat membantu mendeteksi dini jika Anda memiliki risiko mengembangkan diabetes.

8. Kurangi Stres: Stres dapat memengaruhi kadar gula darah Anda. Temukan cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau hobi yang menyenangkan.

9. Tidur yang Cukup: Kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme gula darah. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup setiap malam, sekitar 7-9 jam untuk dewasa.

10. Pendidikan dan Kesadaran: Pelajari lebih lanjut tentang diabetes dan cara mencegahnya. Pendidikan dan kesadaran akan membantu Anda membuat pilihan sehat sehari-hari.

Kebiasaan Penyebab Diabetes

Kebiasaan Penyebab Diabetes

Setelah mengetahui cara mencegah diabetes di usia muda, berikutnya akan dijelaskan faktor penyebab.

Ada beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Beberapa di antaranya meliputi:

1. Pola Makan Tidak Sehat: Mengonsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan kalori yang berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes. Makanan cepat saji, camilan tidak sehat, minuman manis, dan makanan olahan sering kali menjadi penyebab utama.

2. Kurangnya Aktivitas Fisik: Gaya hidup yang kurang aktif dan kebiasaan menghabiskan banyak waktu dalam posisi duduk, seperti di depan layar komputer atau televisi, dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan resistensi insulin, yang berkontribusi pada perkembangan diabetes.

3. Obesitas atau Kegemukan: Berat badan berlebih atau obesitas merupakan faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2. Kegemukan meningkatkan resistensi insulin dan membuat tubuh sulit memproses gula dengan efisien.

4. Kurangnya Tidur: Pola tidur yang tidak teratur atau kurang tidur dapat memengaruhi regulasi gula darah dan hormon yang mengatur metabolisme, yang dapat meningkatkan risiko diabetes.

5. Stres Kronis: Stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan kadar gula darah dalam jangka panjang melalui pelepasan hormon stres seperti kortisol dan glukagon, yang dapat meningkatkan risiko diabetes.

6. Kebiasaan Merokok: Merokok dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Zat-zat kimia dalam rokok dapat merusak sel-sel insulin dalam tubuh dan meningkatkan resistensi insulin.

7. Konsumsi Alkohol yang Berlebihan: Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Alkohol dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah, dan juga berkontribusi pada obesitas jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.

8. Kurangnya Pendidikan Kesehatan: Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pengelolaan stres dalam pencegahan diabetes dapat menyebabkan kebiasaan yang tidak sehat.

9. Genetika dan Riwayat Keluarga: Riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2 dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Meskipun faktor genetik tidak dapat diubah, gaya hidup sehat masih bisa membantu mengurangi risiko.

10. Umur: Risiko diabetes tipe 2 meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 45 tahun. Namun, dengan peningkatan obesitas pada anak-anak dan remaja, diabetes tipe 2 kini juga terjadi pada usia yang lebih muda.

Risiko Diabetes Usia Muda

Risiko Diabetes Usia Muda

Setelah menyimak cara mencegah diabetes di usia muda, terakhir dijelaskan risiko yang akan terjadi.

Jika seseorang terkena diabetes pada usia muda, ini bisa memiliki konsekuensi serius terhadap kesehatan dan kualitas hidup mereka. Berikut adalah beberapa risiko yang mungkin terjadi:

1. Komplikasi Kesehatan Jangka Pendek: Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gejala yang mengganggu, seperti sering buang air kecil, haus berlebihan, penurunan berat badan yang tidak diinginkan, kelelahan, dan penglihatan kabur.

2. Resiko Hiperglikemia dan Hipoglikemia: Diabetes yang tidak terkendali dapat menyebabkan hiperglikemia (kadar gula darah tinggi), yang dapat mengakibatkan kebingungan, kelelahan, mual, dan bahkan koma jika tidak diobati. Sebaliknya, pengobatan diabetes yang berlebihan atau tidak seimbang dapat menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah rendah), yang dapat menyebabkan pusing, kelemahan, kebingungan, bahkan kehilangan kesadaran.

3. Kerusakan Organ dan Jaringan: Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ vital seperti mata (retinopati diabetik), ginjal (nefropati diabetik), saraf (neuropati diabetik), dan pembuluh darah (aterosklerosis), yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, bahkan kecacatan dan kematian.

4. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah: Diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kadar gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dan mempercepat pengendapan plak di arteri, yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

5. Kerusakan Saraf: Neuropati diabetik adalah komplikasi umum diabetes yang dapat menyebabkan rasa sakit, mati rasa, dan kelemahan pada kaki dan tangan. Ini dapat mengganggu mobilitas dan meningkatkan risiko cedera dan infeksi.

6. Masalah Kesehatan Mental: Diabetes juga dapat berdampak pada kesehatan mental, termasuk depresi, kecemasan, dan stres psikologis yang berkaitan dengan manajemen kondisi kronis.

7. Penurunan Kualitas Hidup: Pengelolaan diabetes yang memerlukan perhatian konstan terhadap diet, aktivitas fisik, pengukuran gula darah, dan obat-obatan dapat mengganggu kualitas hidup seseorang, terutama jika mereka terkena diabetes pada usia muda yang merupakan masa aktif dan produktif.

8. Resiko Kematian Dini: Diabetes yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko kematian dini akibat komplikasi yang muncul.

7 Buah Penurun Gula Darah, Penderita Diabetes Wajib Tahu
7 Buah Penurun Gula Darah, Penderita Diabetes Wajib Tahu

Beberapa jenis buah memiliki kandungan baik untuk kontrol gula darah.

Baca Selengkapnya
Ketahui Apa Itu Pra-Diabetes, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
Ketahui Apa Itu Pra-Diabetes, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Sebelum seseorang mengalami diabetes, terdapat kondisi pra-diabetes yang mungkin terjadi dan bisa dikenali.

Baca Selengkapnya
10 Buah yang Cocok untuk Penderita Diabetes, Tidak Membuat Kadar Gula Melonjak Tinggi
10 Buah yang Cocok untuk Penderita Diabetes, Tidak Membuat Kadar Gula Melonjak Tinggi

Salah satu cara untuk mengendalikan diabetes adalah melalui pola makan yang sehat dan seimbang, yang mencakup konsumsi buah-buahan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Masalah Kesehatan Akibat sering Telat Makan, Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes
Masalah Kesehatan Akibat sering Telat Makan, Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Telat makan bisa mengganggu keseimbangan nutrisi, hormon, dan metabolisme tubuh. Hal ini pada akhirnya bisa memicu berbagai masalah kesehatan.

Baca Selengkapnya
Hendak Berpuasa, Pasien Diabetes Disarankan untuk Konsultasi dengan Dokter Lebih Dahulu
Hendak Berpuasa, Pasien Diabetes Disarankan untuk Konsultasi dengan Dokter Lebih Dahulu

Datangnya bulan Ramadan sudah dalam hitungan hari, persiapan untuk puasa penting dilakukan oleh siapa saja termasuk pada pasien diabetes.

Baca Selengkapnya
Ketahui Waktu Tepat untuk Pemeriksaan Gula Darah secara Mandiri di Bulan Ramadan
Ketahui Waktu Tepat untuk Pemeriksaan Gula Darah secara Mandiri di Bulan Ramadan

Pada bulan Ramadan ketika mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa, penting bagi penderita diabetes untuk memperhatikan kadar gula darah dalam tubuh mereka.

Baca Selengkapnya
Apakah Kencing Penderita Diabetes Benar-benar Manis?
Apakah Kencing Penderita Diabetes Benar-benar Manis?

Diabetes juga mendapat sebutan sebagai kencing manis. Apakah kondisi ini benar menyebabkan kencing yang keluar benar terasa manis?

Baca Selengkapnya
6 Buah yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Pilih Asupan Nutrisi dengan Bijak
6 Buah yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Pilih Asupan Nutrisi dengan Bijak

Penderita diabetes perlu memperhatikan jenis buah yang mereka konsumsi karena kandungan gula dan karbohidrat di dalamnya.

Baca Selengkapnya
Cara Aman Konsumsi Mangga untuk Penderita Diabetes, Aman Jaga Gula Darah
Cara Aman Konsumsi Mangga untuk Penderita Diabetes, Aman Jaga Gula Darah

Selain memakan makanan manis yang diolah, seringkali orang dengan diabetes menghindari makan buah-buahan manis seperti mangga.

Baca Selengkapnya