Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketahui Apa Itu Pra-Diabetes, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Ketahui Apa Itu Pra-Diabetes, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Ketahui Apa Itu Pra-Diabetes, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Sebelum seseorang mengalami diabetes, terdapat kondisi pra-diabetes yang mungkin terjadi dan bisa dikenali.

Pra-diabetes adalah kondisi yang muncul sebelum seseorang mengalami diabetes tipe 2. Istilah "pra-diabetes" merujuk pada tingkat glukosa darah yang lebih tinggi dari biasanya, namun belum mencapai tingkat yang memenuhi kriteria untuk diagnosis diabetes tipe 2.


Dalam pra-diabetes, tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif, yang dikenal sebagai resistensi insulin, atau tidak menghasilkan cukup insulin untuk mengontrol kadar glukosa darah secara optimal.

Ini menandakan risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2 di masa mendatang, meskipun masih ada peluang untuk mencegah atau memperlambat kemunculan kondisi ini melalui perubahan gaya hidup yang sehat. Ada dua jenis pra-diabetes yang umum:

Gangguan Glukosa Puasa Tidak Normal (Impaired Fasting Glucose/IFG)

Terjadi ketika kadar glukosa darah puasa (setelah tidak makan selama minimal 8 jam) berada dalam kisaran yang lebih tinggi dari kadar normal, tetapi belum mencapai ambang batas untuk diagnosis diabetes.

Gangguan Glukosa Puasa Tidak Normal (Impaired Fasting Glucose/IFG)

Toleransi Glukosa Terganggu (Impaired Glucose Tolerance/IGT)

Terjadi ketika kadar glukosa darah 2 jam setelah makan berada dalam kisaran yang lebih tinggi dari kadar normal, tetapi belum cukup tinggi untuk dianggap sebagai diabetes.

Kedua kondisi ini menunjukkan adanya gangguan dalam metabolisme glukosa dan meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Orang dengan pra-diabetes juga berisiko mengalami komplikasi kesehatan lainnya, seperti penyakit jantung dan stroke.


Tanda-tanda pra-diabetes mungkin tidak selalu jelas atau nyata. Namun, ada beberapa gejala atau tanda yang dapat menjadi petunjuk adanya gangguan dalam metabolisme glukosa. Beberapa tanda dan gejala yang mungkin muncul pada pra-diabetes meliputi:

Penurunan Toleransi terhadap Glukosa

Penurunan Toleransi terhadap Glukosa

Setelah mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, kadar gula darah mungkin meningkat lebih dari biasanya, meskipun masih dalam kisaran normal.

Kelelahan

Rasa lelah yang berlebihan dan kehilangan energi dapat menjadi gejala pra-diabetes karena gangguan dalam penggunaan glukosa oleh tubuh.


Kehausan dan Sering Buang Air Kecil

Perubahan pola buang air kecil yang meningkat dapat menjadi tanda pra-diabetes karena kadar glukosa yang lebih tinggi dalam darah dapat menyebabkan peningkatan produksi urin.

Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab yang Jelas

Meskipun tidak selalu terjadi, beberapa orang dengan pra-diabetes mungkin mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.


Penting untuk diingat bahwa tidak semua orang dengan pra-diabetes akan mengalami gejala. Beberapa orang mungkin tidak memiliki gejala sama sekali, dan pra-diabetes sering kali didiagnosis melalui tes darah rutin atau tes glukosa puasa.

Cara Pencegahan Pra-Diabetes:

Cara Pencegahan Pra-Diabetes:

Mengadopsi Gaya Hidup Sehat

Perubahan gaya hidup yang sehat adalah langkah penting dalam mencegah atau memperlambat kemunculan diabetes tipe 2. Ini termasuk menjaga pola makan seimbang, menghindari makanan olahan dan berlebihan dalam konsumsi gula, serta meningkatkan asupan sayuran, buah-buahan, dan sumber protein berkualitas.

Aktivitas Fisik Teratur

Berolahraga secara teratur membantu meningkatkan sensitivitas insulin, mengontrol berat badan, dan mengurangi risiko resistensi insulin. Lakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik moderat atau 75 menit aktivitas aerobik intensitas tinggi setiap minggu.

Menjaga Berat Badan yang Sehat

Menjaga berat badan yang sehat dengan mengadopsi pola makan seimbang dan aktif secara fisik sangat penting dalam pencegahan diabetes. Jika Anda memiliki kelebihan berat badan, menurunkan sekitar 5-7 persen dari berat badan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam mencegah diabetes tipe 2.

Menghindari Kebiasaan Merokok dan Minuman Beralkohol Berlebihan

Merokok dan minum alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Berhenti merokok dan mengurangi atau menghindari konsumsi alkohol dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Menghindari Kebiasaan Merokok dan Minuman Beralkohol Berlebihan

Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur dan mengukur kadar glukosa darah dapat membantu mendeteksi adanya perubahan pada tubuh dan mengambil langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Mengelola Stres

Stres yang berlebihan dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko diabetes. Mengelola stres melalui teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, olahraga, atau kegiatan yang menyenangkan dapat membantu menjaga keseimbangan hormonal dan mengurangi risiko diabetes.

Penting untuk diingat bahwa pra-diabetes bukanlah diagnosis diabetes, melainkan peringatan untuk mengambil tindakan guna mengurangi risiko mengembangkan diabetes tipe 2. Konsultasikan dengan profesional medis untuk mendapatkan panduan dan rencana yang sesuai untuk mengelola kondisi tersebut.

Mengenal Prediabetes dan Gejalanya, Peringatan Diabetes yang Tak Boleh Diabaikan
Mengenal Prediabetes dan Gejalanya, Peringatan Diabetes yang Tak Boleh Diabaikan

Prediabetes adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah sudah melebihi batas normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2.

Baca Selengkapnya
Gejala Pradiabetes yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mencegahnya
Gejala Pradiabetes yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mencegahnya

Prediabetes adalah kondisi dimana kadar gula darah seseorang lebih tinggi dari normal, namun belum cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes tipe 2.

Baca Selengkapnya
Apakah Kencing Penderita Diabetes Benar-benar Manis?
Apakah Kencing Penderita Diabetes Benar-benar Manis?

Diabetes juga mendapat sebutan sebagai kencing manis. Apakah kondisi ini benar menyebabkan kencing yang keluar benar terasa manis?

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
7 Buah Penurun Gula Darah, Penderita Diabetes Wajib Tahu
7 Buah Penurun Gula Darah, Penderita Diabetes Wajib Tahu

Beberapa jenis buah memiliki kandungan baik untuk kontrol gula darah.

Baca Selengkapnya
Hendak Berpuasa, Pasien Diabetes Disarankan untuk Konsultasi dengan Dokter Lebih Dahulu
Hendak Berpuasa, Pasien Diabetes Disarankan untuk Konsultasi dengan Dokter Lebih Dahulu

Datangnya bulan Ramadan sudah dalam hitungan hari, persiapan untuk puasa penting dilakukan oleh siapa saja termasuk pada pasien diabetes.

Baca Selengkapnya
6 Buah yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Pilih Asupan Nutrisi dengan Bijak
6 Buah yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Pilih Asupan Nutrisi dengan Bijak

Penderita diabetes perlu memperhatikan jenis buah yang mereka konsumsi karena kandungan gula dan karbohidrat di dalamnya.

Baca Selengkapnya
Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda, Gen Z Wajib Tahu
Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda, Gen Z Wajib Tahu

Untuk meminimalisir risikonya, terdapat beberapa cara mencegah diabetes usia muda yang bisa dilakukan.

Baca Selengkapnya
8 Tips Makan Sehat untuk Penderita Diabetes, Perbanyak Asupan Serat
8 Tips Makan Sehat untuk Penderita Diabetes, Perbanyak Asupan Serat

Makan sehat adalah salah satu cara terbaik untuk mengelola diabetes dan mencegah komplikasi kesehatan.

Baca Selengkapnya
10 Buah yang Cocok untuk Penderita Diabetes, Tidak Membuat Kadar Gula Melonjak Tinggi
10 Buah yang Cocok untuk Penderita Diabetes, Tidak Membuat Kadar Gula Melonjak Tinggi

Salah satu cara untuk mengendalikan diabetes adalah melalui pola makan yang sehat dan seimbang, yang mencakup konsumsi buah-buahan.

Baca Selengkapnya