Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Membuat Gudeg agar Merah Beserta Resepnya, Mudah Dipraktikkan

Cara Membuat Gudeg agar Merah Beserta Resepnya, Mudah Dipraktikkan Ilustrasi gudeg. ©Shutterstock

Merdeka.com - Gudeg adalah salah satu masakan khas Indonesia, khususnya berasal dari Kota Yogyakarta dan Jawa Tengah. Masakan ini terbuat dari nangka muda yang dimasak dalam waktu yang cukup lama dengan menggunakan rempah-rempah seperti daun salam, lengkuas, dan gula kelapa.

Proses memasak nangka dalam waktu lama ini dilakukan untuk menghasilkan tekstur gudeg yang empuk dan lembut. Meski begitu, proses memasak yang lama belum dapat menjamin hasil gudeg berwarna merah gelap nan pekat. Biasanya, untuk membuat gudeg agar merah gelap dibutuhkan bahan tambahan khusus.

Jika Anda ingin membuat sendiri, terdapat beberapa cara membuat gudeg agar merah beserta resepnya, bisa Anda coba. Beberapa resep ini menggunakan bahan tambahan khusus yang berfungsi memberikan warna merah pada buah nangka yang dimasak. Dengan kombinasi bahan tambahan serta proses memasak yang lama, Anda bisa menghasilkan hidangan gudeg dengan tampilan merah gelap yang memikat.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui tips-tips mengolah gudeg agar awet dan tahan lama. Dengan begitu, hidangan gudeg lezat yang bisa disimpan dan dikonsumsi selama beberapa hari. Berikut, kami merangkum cara membuat gudeg agar merah beserta resep dan tips masaknya, bisa Anda simak.

Bahan Pewarna Tambahan

Seperti disebutkan sebelumnya, cara membuat gudeg agar merah gelap, biasanya menggunakan bahan tambahan yang dapat memberikan warna. Bahan tambahan yang sering digunakan untuk gudeg adalah daun jati dan kluwek atau kluwak.

Kedua bahan ini dapat memberikan warna merah kecokelatan, sehingga ketika dicampurkan pada olahan nangka dengan proses memasak yang lama, akan menghasilkan warna gudeg gelap yang menggugah selera. Berikut adalah beberapa bahan yang dapat digunakan untuk membuat gudeg merah:

  • Daun jati merah: Daun ini memberikan warna merah alami pada gudeg. Biasanya daun jati merah dijadikan perasa dan juga pewarna alami.
  • Kluwak: Kluwak juga dapat digunakan untuk memberikan warna merah pada gudeg. Caranya dengan menumbuk kluwak dan memasaknya bersamaan dengan gudeg.
  • Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan pewarna makanan buatan dapat memberikan hasil yang lebih intensif namun tidak sehat. Oleh karena itu, lebih baik menggunakan bahan-bahan alami untuk memberikan warna pada makanan.

    Cara Membuat Gudeg agar Merah

    Setelah mengetahui jenis bahan yang ditambahkan pada olahan gudeg, berikutnya akan diberikan resep gudeg daun jati dan kluwak. Beberapa resep berikut bisa Anda coba di rumah.

    Tak perlu khawatir, bahan dan bumbu yang digunakan sederhana dan mudah didapat. Cara pengolahannya juga tidak rumit dan mudah dipraktikkan. Berikut resep cara membuat gudeg agar merah gelap, bisa menjadi rekomendasi Anda.

    Resep Gudeg Daun Jati

    Bahan-bahan:

  • 500 gram nangka muda
  • 5 lembar daun jati
  • 1 liter air
  • 150 gram gula merah, sisir
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • Bawang goreng secukupnya
  • Bumbu halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri, sangrai
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 1 sendok teh merica
  • 2 cm jahe
  • Cara membuat:

  • Potong-potong nangka muda kecil-kecil dan cuci bersih.
  • Panaskan minyak dalam panci. Tumis bumbu halus, daun salam, dan serai hingga harum.
  • Masukkan nangka muda ke dalam panci, aduk rata. Tambahkan air dan daun jati, aduk kembali hingga rata.
  • Tambahkan gula merah dan garam. Aduk rata dan biarkan hingga mendidih.
  • Kecilkan api, masak gudeg hingga air berkurang dan bumbu meresap. Aduk sesekali supaya tidak gosong.
  • Sajikan gudeg daun jati dengan nasi, telur, ayam goreng, dan bawang goreng.
  • Resep Gudeg Kluwak

    Bahan-bahan:

  • 1 kg nangka muda, potong-potong
  • 100 gram kluwak, disangrai dan dihaluskan
  • 100 gram gula merah, serut
  • 1 liter air kelapa
  • 3 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • Bawang goreng secukupnya
  • Bumbu halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri, sangrai
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 1 sendok teh merica
  • Cara membuat:

  • Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan lengkuas hingga harum.
  • Masukkan potongan nangka muda, aduk rata.
  • Tambahkan kluwak yang sudah dihaluskan, aduk rata.
  • Tambahkan air kelapa, gula merah, dan garam, aduk rata.
  • Masak gudeg dengan api kecil hingga air berkurang dan bumbu meresap. Aduk sesekali supaya tidak gosong.
  • Sajikan gudeg kluwak dengan nasi, telur, ayam goreng, dan bawang goreng.
  • Cara Membuat Gudeg Tahan Lama

    Setelah mengetahui cara membuat gudeg agar merah dan resepnya, terakhir akan dijelaskan tips membuat gudeg yang tahan lama. Sebagai masakan rumahan, dengan tekstur yang lembut dan sedikit berair, tentu gudeg rentan basi jika tidak segera dikonsumsi.

    Meski begitu, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan agar menghasilkan gudeg yang tahan lama dan dapat dikonsumsi hingga beberapa hari. Berikut beberapa caranya:

    1. Gunakan bahan-bahan yang segar dan berkualitas, terutama nangka muda. Pastikan untuk memilih nangka muda yang masih segar dan belum terlalu matang.

    2. Pastikan gudeg matang secara merata dan benar. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memasak gudeg dalam waktu yang cukup lama, sekitar 6-8 jam dengan api kecil.

    3. Setelah dimasak, biarkan gudeg dingin terlebih dahulu sebelum disimpan. Kemudian simpan gudeg dalam wadah kedap udara dan masukkan ke dalam kulkas. Gudeg yang sudah dimasak dapat bertahan selama 3-4 hari di dalam kulkas.

    4. Jika ingin menyimpan gudeg dalam waktu yang lebih lama, gudeg juga dapat diawetkan dengan cara dikeringkan. Caranya dengan memasak gudeg hingga kering dan memisahkan daging buah nangka dari kuahnya. Kemudian daging buah nangka dikeringkan di bawah sinar matahari atau dengan menggunakan oven pada suhu rendah.

    Dengan cara-cara di atas, gudeg dapat tahan lama dan dapat disimpan lebih lama tanpa khawatir basi atau rusak. Namun, tetap pastikan untuk memeriksa kondisi gudeg sebelum mengonsumsinya dan pastikan tidak terdapat tanda-tanda kerusakan atau kebusukan pada gudeg.

    (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP