Bukan Asli Indonesia, Ini Asal Usul Musik Keroncong Menurut Ahmad Dhani
Merdeka.com - Sejarah musik Nusantara selalu memiliki fakta-fakta menarik. Salah satunya adalah soal sejarah musik keroncong. Banyak yang mengira jika keroncong adalah musik asli Indonesia. Namun, faktanya musik keroncong adalah aliran musik yang dibawa oleh bangsa lain.
Hal itu diungkapkan oleh legenda hidup musik Indonesia, Ahmad Dhani. Baru-baru ini, pentolan DEWA 19 ini bercerita mengenai sejarah musik keroncong yang ada di Indonesia.
Berikut selengkapnya.
Album Keroncong

You Tube - Video Legend
Hal itu dijelaskan oleh Ahmad Dhani dalam video perbincangannya bersama Yura Yunita yang diunggah di kanal Youtube Video Legend pada Kamis (14/7). Dalam obrolan tersebut, Ahmad Dhani berbicara soal musik keroncong.
Ada satu keinginan Ahmad Dhani soal musik keroncong. Ternyata ia berminat membuat lagu-lagu yang dirangkum dalam sebuah album keroncong. Tentunya, nantinya ia juga ingin berkolaborasi dengan musisi lainnya.
"Aku mau. Aku mau, satu album keroncong," ungkap Ahmad Dhani.
Bukan Musik Asli Indonesia
Lebih lanjut, Ahmad Dhani menjelaskan mengenai sejarah musik keroncong di Indonesia. Fakta menarik, keroncong bisa ada di Indonesia berkat Bangsa Portugis yang menjajah tanah Nusantara di abad ke-16.
"Keroncong ini bukan musik asli Indonesia, lho," jelas Ahmad Dhani.
"Portugis, jadi ada pengaruh Portugis," tambahnya.
Masuknya Keroncong
Menurut Sunaryo Joyopuspito dalam bukunya yang berjudul MUSIK KERONCONG: Suatu Analisis Berdasarkan Teori Musik, musik keroncong mulai tersebar di Nusantara setelah tahun 1512. Pada saat itu ekspedisi Bangsa Portugis yang dipimpin oleh Afonso de Albuqureue melabuh di Malaka dan Maluku.
Awalnya aliran musik ini bernama Fado yang merupakan musik khas rakyat Portugis. Lalu, penyempurnaannya terjadi di tahun 1880 dengan percampuran lagu-lagu Hawai dan para musisi di Ambon.
(mdk/dem)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya