7 Cara Mengobati Ruam Popok pada Bayi, Oleskan Minyak hingga ASI
Merdeka.com - Bagi seorang ibu yang mempunyai bayi, tentu menjaga kesehatan si kecil merupakan prioritas utama. Bukan tanpa alasan, seorang bayi yang masih kecil masih rentan terhadap berbagai hal yang dapat menyebabkan penyakit maupun gangguan kesehatan lainnya. Hal ini tidak lain karena sistem kekebalan tubuh bayi belum begitu kuat sehingga tidak mudah melawan berbagai ancaman penyakit.
Dengan begitu, tidak heran jika ibu selalu memperhatikan kebersihan si kecil untuk meminimalisir kontak dengan berbagai hal yang dapat menyebabkan penyakit dan infeksi. Salah satunya adalah memperhatikan kebersihan popok bayi. Seperti diketahui popok bayi menjadi salah satu sumber bakteri dan kuman berkumpul. Sehingga jika tidak dibersihkan dan diganti dengan rutin bisa menyebabkan infeksi kulit bayi yang mengganggu.
Infeksi akibat popok ini sering kali menyebabkan gejala peradangan pada kulit yang membentuk ruam kemerahan. Gejala ruam kemerahan ini umumnya terjadi pada kulit di sekitar pantat dan paha bayi. Tentu kondisi ini sangat mengganggu, sebab bisa menimbulkan rasa gatal hingga perih pada bagian yang terkena ruam popok.
Maka dari itu, setiap ibu perlu mengetahui cara mengobati ruam popok pada bayi dengan baik dan benar. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan beberapa bahan alami yang aman dan efektif meredakan gejala peradangan pada ruam popok yang diderita bayi.
Melansir dari situs The Healthy, berikut kami merangkum beberapa cara mengobati ruam popok bayi secara alami yang bisa Anda praktikkan.
Penyebab Ruam Popok

©babycenter.ca
Sebelum mengetahui cara mengobati ruam popok pada bayi, perlu dipahami terlebih dahulu hal apa yang menjadi penyebab infeksi ruam popok. Perlu diketahui, kondisi ruam popok pada bayi dapat menimbulkan radang kemerahan pada bagian kulit di sekitar paha dan pantat yang terkena popok. Ruam popok ini bisa terjadi akibat infeksi bakteri karena tidak sering mengganti dan menjaga kebersihan popok bayi.
Dengan begitu, cara paling mudah untuk mencegah terjadinya infeksi ruam popok adalah dengan rutin mengganti popok bayi dan tidak membiarkannya basah terlalu lama. Jika ruam popok sudah muncul, Anda bisa memberikan krim atau salep untuk meredakan gejala kemerahan yang ada.
Selain itu, Anda juga bisa memberikan beberapa bahan alami yang berguna untuk menenangkan kulit ruam pada bayi. Beberapa bahan alami tersebut akan dibahas lebih lanjut sebagai berikut.
Berikan Udara yang Longgar
Cara mengobati ruam popok pada bayi yang pertama dengan memberikan kelonggaran udara dengan baik. Perlu diketahui bahwa kondisi kulit di sekitar popok yang lembap menjadi salah satu faktor pemicu munculnya iritasi dan infeksi.
Dengan begitu, usahakan untuk memberikan kelonggaran udara ketika mengenakan popok pada bayi. Ini bisa dilakukan dengan mengangin-anginkan area tersebut selama beberapa waktu. Hal ini dinilai dapat membantu menyembuhkan ruam lebih cepat dibandingkan menutupi bagian ruam dengan popok secara terus menerus.
Oleskan Minyak Jarak

©2017 naturallivingideas.com
Cara mengobati ruam popok selanjutnya dengan mengoleskan castor oil atau minyak jarak. Diketahui, minyak jarak dapat digunakan untuk meredakan nyeri dan membantu penyembuhan ruam popok lebih cepat. Dalam hal ini, minyak jarak mempunyai kandungan antibakteri dan antijamur yang dapat mengurangi gejala infeksi secara efektif.
Selain itu, minyak jarak juga mempunyai kandungan pelembap alami yang dapat melapisi area kulit di sekitar ruam dan menjaganya tetap lembap. Hal ini bisa Anda lakukan sebagai penanganan pertama ketika muncul ruam popok pada bayi Anda. Jika dilakukan dengan rutin, maka perlahan gejala ruam popok yang dialami si kecil akan sembuh dan menghilang.
Oleskan Menggunakan Witch Hazel
Cara mengobati ruam popok pada bayi yang tidak kalah efektif adalah dengan menggosok bagian kulit ruam dengan witch hazel. Diketahui, witch hazel merupakan bahan alami yang dapat memberikan sensasi dingin dan menenangkan area kulit yang terkena ruam.
Bukan hanya itu, mengoleskan witch hazel pada kulit yang terkena ruam juga bisa mempercepat penyembuhan dan mencegah kondisi yang semakin parah. Witch hazel pun dinilai efektif mengurangi radang kemerahan dan pembengkakan yang terjadi pada kulit. Selain sebagai obat ruam, witch hazel juga sering digunakan sebagai bahan alami untuk mengatasi wasir.
Oleskan Petroleum Jelly

© HTV
Mengoleskan petroleum jelly juga termasuk salah satu cara mengobati ruam popok yang bisa Anda lakukan. Petroleum jelly ini bisa diberikan setiap kali Anda mengganti popok bayi. Di sini, petroleum jelly dapat bekerja sebagai pelindung kulit dari iritasi dan menjaga kelembapan kulit sehingga terhindar dari risiko ruam popok.
Manfaat ini tidak lain didapatkan dari kandungan seng oksida yang terdapat di dalamnya. Dengan begitu, mempunyai persediaan petroleum jelly di rumah adalah pilihan yang tepat.
Oleskan ASI pada Bagian Ruam
Selain mengoleskan petroleum jelly, cara mengobati ruam popok pada bayi berikutnya juga bisa dilakukan dengan mengoleskan ASI pada bagian kulit yang terkena ruam. Dikatakan, ASI kaya akan kandungan asam lemak dan sifat alami yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
Dengan begitu, Anda bisa mencoba mengoleskan beberapa tetes ASI pada area kulit bayi yang terkena ruam. Cara ini dinilai dapat meredakan gejala peradangan dan ruam kemerahan yang ada. Ini juga bisa menjadi cara penanganan pertama yang patut Anda coba untuk mencegah ruam popok yang semakin parah.
Hati-hati Jika Menggunakan Antibiotik

©Shutterstock.com/the goatman
Cara mengobati ruam popok pada bayi yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah hati-hati jika bayi mengonsumsi obat antibiotik. Perlu diketahui, bahwa antibiotik dapat membunuh bakteri baik dan jahat sekaligus pada tubuh. Jika Anda memberikan obat antibiotik pada anak, sebaiknya berikan pula asupan probiotik.
Di sini, probiotik berguna untuk mengembalikan keseimbangan bakteri di dalam usus dan mencegah gangguan diare. Sehingga bakteri di dalam tubuh akan lebih seimbang dan tubuh menjadi lebih sehat.
Periksakan ke Dokter
Cara mengobati ruam popok yang terakhir dengan memeriksakan bayi ke dokter. Hal ini perlu Anda lakukan, terutama saat gejala ruam masih terus terjadi selama lebih dari empat hari dan semakin parah. Temui dokter segera, setelah Anda menemukan gejala demam, lecet, atau pun nanah yang keluar dari ruam.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya