Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Cara Mengatasi Cegukan Saat Puasa, Mudah dan Efektif

7 Cara Mengatasi Cegukan Saat Puasa, Mudah dan Efektif Ilustrasi Cegukan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Cegukan merupakan gangguan kesehatan ringan yang bisa terjadi pada siapa saja. Gangguan kesehatan yang satu ini selalu muncul secara tiba-tiba. Umumnya, saat mengalami cegukan, terjadi tekanan pada bagian dada secara berulang dengan jeda waktu tertentu.

Kondisi cegukan ini biasanya muncul akibat berbagai macam faktor. Mulai dari minum panas, minum bersoda, konsumsi minuman beralkohol, makanan pedas, makan terlalu cepat, merokok, perut kembung, ataupun karena faktor emosional, dan lain sebagainya.

Sebenarnya cegukan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa dilakukan pengobatan tertentu. Namun jika cegukan yang dialami tidak kunjung berhenti dan tidak segera ditangani, maka hal ini bisa sangat mengganggu. Di mana sistem pernapasan pun menjadi tidak lancar seperti biasanya.

Cara mengatasi cegukan yang paling mudah dilakukan dengan minum air putih. Namun jika cegukan terjadi saat sedang berpuasa, tentu saja cara ini tidak bisa dilakukan. Meskipun begitu, tidak perlu khawatir. Cegukan masih bisa diatasi dengan cara lain tanpa menyebabkan batalnya ibadah puasa.

Dilansir dari Liputan6.com, berikut beberapa cara mengatasi cegukan saat puasa yang efektif dan mudah dilakukan.

Menahan Napas

ilustrasi cegukan

©Shutterstock

Cara mengatasi cegukan saat puasa secara alami yang pertama dengan menahan napas. Cara ini dapat dilakukan dengan menahan napas kurang lebih 8 – 10 detik. Saat menahan napas, biasanya kadar karbondioksida dalam darah akan meningkat. Hal inilah yang bisa membantu cegukan berhenti dengan sendirinya.

Cara mengatasi cegukan dengan menahan napas ini bisa dilakukan dengan mudah tanpa menyebabkan batalnya puasa. Lakukan cara ini dalam beberapa kali hingga cegukan mulai berhenti. Biasanya cara ini cukup ampuh menghilangkan cegukan dengan singkat, sehingga sangat patut untuk dicoba.

Memijat Ulu Hati

Cara mengatasi cegukan saat puasa selanjutnya dengan memijat ulu hati. Cara ini dapat dilakukan dengan memijat bagian ulu hati secara perlahan agar dapat memberi rangsangan otot diafragma yang menegang saat terjadi cegukan. Lakukan cara ini kurang lebih 15 – 20 detik sampai cegukan mulai mereda.

Hal penting yang perlu diingat yaitu hindari pijatan yang terlalu keras, sebab dapat menimbulkan rasa sakit di bagian dada. Bukan hanya itu, pijatan yang terlalu keras pun tidak menjamin berhentinya cegukan. Untuk itu lakukanlah secara perlahan dengan gerakan yang lembut. Dengan begitu cegukan semakin lama akan menghilang dengan sendirinya.

Membalik Posisi Tubuh

ilustrasi cegukan

©Shutterstock

Membalik posisi tubuh juga bisa dilakukan sebagai salah satu cara mengatasi cegukan saat berpuasa. Biasanya cara ini dilakukan dengan membalik posisi tubuh dengan berbaring, lalu mengangkat kedua kaki dan ditempelkan rapat pada dinding. Kemudian perlahan, angkat badan hingga posisi tubuh terbalik, yakni kepala di bawah dan kaki di atas.

Posisi ini diyakini dapat mengurangi rasa cegukan, bahkan menghilangkan cegukan dengan sendirinya. Dengan cara ini, Anda tidak perlu membatalkan puasa dengan meminum segelas air untuk mengatasi masalah cegukan saat puasa.

Gunakan Kantong Kertas

Cara mengatasi cegukan saat puasa yang tidak kalah mudah adalah menggunakan kantong kertas. Untuk melakukan cara ini, Anda bisa menggunakan kantong kertas untuk bernapas. Ketika bernapas dengan kantong kertas, karbondioksida yang terdapat di dalamnya bisa terhirup kembali ke dalam tubuh. Hal inilah yang dapat membantu meredakan cegukan, sama seperti menahan napas. Jika Anda sedang mengalami masalah cegukan saat berpuasa, lakukan cara ini dan lihat hasilnya.

Menekuk Lutut

gerakan yoga sederhana

©2020 Merdeka.com/Yoga with Andriene

Cara mengatasi cegukan saat puasa selanjutnya bisa dengan menekuk lutut. Cara ini bisa dilakukan dengan posisi berbaring atau pun posisi duduk. Anda bisa memilih posisi mana pun yang dapat memberikan kenyamanan. Jika memilih posisi berbaring, cukup dengan angkat kedua kaki ke atas kemudian tekuk lutut dan letakkan di atas perut. Posisi ini akan memberikan tekanan pada diafragma sehingga kontraksi diafragma yang dialami saat cegukan dapat diatasi.

Sedangkan jika memilih posisi duduk, Anda bisa memposisikan kedua kaki lurus ke depan, kemudian tekuk lutut dengan mencondongkan tubuh ke depan. Posisi ini juga dapat memberikan reaksi tekanan pada bagian diafragma yang menegang saat terjadi cegukan. Sehingga dengan melakukan cara ini, cegukan secara perlahan akan mereda dan hilang dengan sendirinya.

Memijat Arteri Leher

Selanjutnya, cara mengatasi cegukan saat puasa juga bisa dilakukan dengan memijat arteri leher. Anda bisa memijat arteri leher, atau karotis di mana denyut nadi biasanya dapat dirasakan. Arteri leher ini bisa didapatkan di kedua bagian leher. Cukup letakkan kedua tangan pada arteri leher lalu putar kepala berlawanan arah jarum jam. Cara ini bisa dilakukan selama kurang lebih 5 – 10 detik, hingga cegukan semakin mereda hingga hilang dengan sendirinya.

Memencet Hidung

kentut

©2015 Merdeka.com/shutterstock/Asier Romero

Cara mengatasi cegukan saat puasa yang terakhir bisa dilakukan dengan memencet hidung. Cara ini tidak jauh berbeda dengan cara menahan napas biasa. Bedanya, Anda bisa melakukannya dengan memencet hidung selama beberapa detik sehingga napas bisa tertahan dalam waktu sejenak.

Lakukan cara ini beberapa kali, hingga rasa cegukan semakin lama mulai mereda hingga hilang dengan sendirinya. Dengan cara ini, Anda tidak perlu membatalkan puasa saat mengatasi masalah cegukan.

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP