5 Pesona Candi Risan, Peninggalan Buddha yang Tersembunyi di Gunungkidul
Merdeka.com - Di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada sebuah candi yang keberadaannya tak diketahui banyak orang. Dilansir dari Candirejo-desa.id, candi tersembunyi ini usianya lebih tua dibandingkan Candi Prambanan. Nama candi itu adalah Risan.
Candi ini dinamakan Risan karena letaknya yang berada di “irisan” perbatasan antara Kraton Surakarta dengan Kraton Yogyakarta. Waktu ditemukan, candi ini terpendam di dalam tanah kapur di sebuah pekarangan warga.
Karena usianya yang tua, banyak sejarah dan peristiwa penting yang mendasari dibangunnya candi ini, salah satunya pelarian serdadi Kerajaan Majapahit dari Yogyakarta ke Gunungkidul. Lalu seperti apa pesona yang terpendam dari candi tertua di Gunungkidul ini?
Candi Terbesar di Gunungkidul

©Kemdikbud.go.id
Candi Risan terletak di Dusun Risan, Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Gunungkidul. Candi ini merupakan yang terbesar di wilayah itu dan merupakan candi Buddha.
Namun, keberadaan candi ini jarang terdengar karena letaknya yang terpencil dan jauh dari pusat Kota Yogyakarta.
Belum Banyak Diketahui

©Kemdikbud.go.id
Dilansir dari Buddhazine.com, pengunjung Candi Risan hingga kini masih sedikit dan sebagian besar dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan data untuk tugas sekolah atau tugas kuliah mereka.
Bahkan, belum banyak Umat Buddha yang mengetahui candi itu sehingga acara-acara keagamaan yang diselenggarakan di sana masih minim sekali.
Diduga Peninggalan Majapahit

©Buddhazine.com
Beberapa informasi menyebutkan kalau Candi Risan menjadi tempat pelarian para prajurit Majapahit. Walau begitu, belum diketahui secara pasti kapan candi itu dibangun karena tidak ditemukan prasasti ataupun angka pembangunan.
Namun, beberapa pendapat mengatakan kalau candi itu masih ada hubungannya dengan kebudayaan Sungai Oyo yang letaknya tak jauh dari sana.
Namun hal itu perlu dibuktikan dengan penelitian lebih lanjut mengenai situs candi itu dan peninggalan-peninggalan purbakala lain yang ditemukan di sana.
Bahan Penyusun Candi

©Buddhazine.com
Secara keseluruhan, Candi Risan terbuat dari batu putih yang sudah teraduk terutama di bagian bawah sehingga bentuk aslinya sudah tidak terlihat. Ditambah lagi, kondisi batu tersebut mudah rusak karena panas dan hujan serta kondisi tanah yang mudah longsor.
Kondisi Candi Risan

©Buddhazine.com
Kini, kondisi Candi Risan sudah tidak utuh lagi dan hanya menyisakan puing-puing. Kompleks candi itu belum mengalami pemugaran namun telah diberi pagar pembatas yang mengelilingi area candi.
Pengamanan candi ini terkesan kurang ketat karena tidak ada penjagaan yang dilakukan petugas Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya