Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Penyebab Jerawat di Hidung yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya

5 Penyebab Jerawat di Hidung yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya Ilustrasi hidung. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Penyebab jerawat di hidung perlu diwaspadai setiap orang. Jerawat yang tumbuh di area hidung memang sering menjengkelkan, mengganggu penampilan, dan menimbulkan rasa tidak percaya diri. Jerawat di hidung umumnya disebabkan oleh pori-pori kulit yang tersumbat oleh sel kulit mati dan berbagai macam kotoran yang mengundang jerawat.

Melansir dari Healthline, jerawat di hidung bisa menjadi tanda adanya infeksi di dalam hidung, seperti nasal vestibulitis dan nasal furuncles. Secara umum, penyebab jerawat di hidung terjadi karena perubahan hormon yang memproduksi minyak berlebih. Bila sumbatan ini terinfeksi bakteri, akan terjadi peradangan jerawat di hidung.

Saat kadar hormon androgen meningkat, maka kelenjar minyak akan memproduksi minyak secara berlebihan. Sehingga hal ini dapat menimbulkan jerawat di hidung. Berikut penyebab jerawat di hidung dan cara mengatasinya yang merdeka.com lansir dari Mayo Clinic:

Penyebab Jerawat di Hidung

ilustrasi jerawat

©Shutterstock

Ada beberapa penyebab jerawat di hidung yang selama ini jarang disadari. Berikut sejumlah penyebab jerawat di hidung yang perlu diwaspadai, antara lain:

Pola Makan Tidak Sehat

Penyebab jerawat di hidung yang pertama, yaitu pola makan tidak sehat. Ada sejumlah makanan yang kerap memicu munculnya jerawat di hidung, seperti gorengan, makanan kemasan, makanan cepat saji, junk food, dan daging merah. Beberapa makanan tersebut dianggap bisa menjadi penyebab jerawat di hidung.

Kebiasaan Menyentuh Hidung

Kebiasaan menyentuh hidung juga bisa menjadi penyebab jerawat di hidung. Tangan yang sering digunakan untuk memegang benda kotor yang mengandung bakteri, bisa menyebabkan jerawat di hidung. Maka dari itu, sebaiknya cuci tangan sampai bersih dahulu sebelum menyentuh hidung.

Perubahan Hormon

Penyebab jerawat berikutnya, yaitu terjadinya perubahan hormon. Produksi hormon androgen pada wanita dapat meningkat saat memasuki masa pubertas. Selain itu, wanita yang mengalami polycystic ovary syndrome (PCOS) juga dapat mengalami ketidakseimbangan hormon, sehingga berpotensi menimbulkan jerawat.

Tidak Menjaga Kebersihan Hidung

Salah satu faktor penyebab jerawat di hidung yang paling umum ialah tidak menjaga kebersihan kulit. Ketika kebersihan hidung tidak dijaga dengan baik, maka pori-pori dapat tersumbat dan menyisakan kotoran-kotoran yang menempel di hidung. Hal inilah yang kerap menimbulkan datangnya jerawat di hidung.

Mengonsumsi Makanan Berminyak

Penyebab jerawat di hidung lainnya ialah sering mengonsumsi makanan berminyak. Seseorang yang berlebihan mengonsumsi makanan berminyak seperti gorengan dapat membuat kelenjar minyak memproduksi lebih banyak minyak yang menyebabkan peradangan.

Cara Mengatasi Jerawat

ilustrasi jerawat

©Shutterstock

Pemberian Antibiotik

Cara mengatasi jerawat di hidung yang pertama, yaitu pemberian antibiotik. Biasanya, dokter akan memberikan antibiotik berupa salep jika jerawat disebabkan oleh infeksi bakteri. Selain itu, ada kemungkinan juga dokter akan memberi antibiotik yang harus diminum atau memberikan keduanya untuk mempercepat proses penyembuhan.

Jika jerawat di hidung sudah menjadi infeksi berat, tindakan pengobatan antibiotik perlu diberikan. Bahkan, terkadang perlu dilakukan tindakan bedah untuk mencegah pembengkakan akibat infeksi jerawat.

Hindari Memencet Jerawat di Hidung

Ketika jerawat muncul di bagian hidung, sebaiknya hindari untuk memencetnya. Kebiasaan memencet Jerawat dapat meningkatkan risiko infeksi dan lebih lama sembuh. Selain itu, menghindari berbagai produk perawatan yang bisa menambah produksi minyak di kulit juga dipercaya mampu mencegah timbulnya jerawat.

Mengoleskan Minyak Esensial

Jerawat di hidung juga dapat diatasi dengan cara mengoleskan minyak esensial di area jerawat. Pemberian minyak esensial ini bertujuan untuk memberikan sensasi lega di bagian dalam hidung. Namun, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda tidak memiliki alergi terhadap minyak esensial.

Ada beberapa jenis minyak esensial yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi jerawat di hidung, seperti kayu manis, rosemary, minyak zaitun, dan minyak kelapa. Untuk mendapatkan hasil optimal, lakukan cara ini secara rutin dan teratur.

Oleskan Madu di Area Jerawat

Cara mengatasi jerawat di hidung selanjutnya, yaitu menggunakan madu. Sejak dulu, madu dikenal menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan kulit. Banyak sekali produk perawatan wajah yang menggunakan madu sebagai bahan utama pembuatannya.

Pasalnya, madu memiliki kandungan zat yang baik untuk melindungi kulit dari kerusakan, seperti menghilangkan bekas cacar jerawat. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu mengoleskan madu ke area hidung yang terdapat jerawat dan diamkan beberapa menit, setelah itu bilas memakai air bersih secukupnya.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP