Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Koridor 11 Transjakarta ditutup, pekerja pilih liburkan diri

Koridor 11 Transjakarta ditutup, pekerja pilih liburkan diri Halte busway Buaran terbakar. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Eksekusi lahan di Jalan Buaran I RT 08/12, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, berlangsung ricuh. Ratusan warga yang menolak untuk digusur sempat memblokir jalan dengan membakar ban di Jl I Gusti Ngurah Rai, tepatnya arah Pondok Kopi - Kampung Melayu, begitu juga arah sebaliknya.

Tidak hanya itu, warga yang merupakan pedagang besi tua dan kayu-kayu ini juga sempat membakar shelter busway Buaran sehingga menyebabkan operasional bus Transjakarta Koridor 11 jurusan Kampung Melayu-Pulogebang berhenti untuk sementara waktu. Jalan I Gusti Ngurah Rai ditutup sepanjang empat kilometer.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Budi Subiantoro, mengatakan, Transjakarta koridor 11 diberhentikan sampai mulai kondusif.

"Tidak hanya busway, Jl I Gusti Ngurah Rai juga kami blokir. Karena masih ada pembongkaran," katanya di lokasi, Rabu (9/10).

Sementara itu imbas dari penghentian operasi Transjakarta Koridor 11, seorang pekerja mengurungkan diri melanjutkan perjalanannya. Jelita (29) warga Cakung, memilih kembali ke rumah karena armada bus yang ditunggunya tak kunjung datang.

"Saya memutuskan untuk izin ke kantor hari ini, tadi dari rumah pagi hari tapi ditunggu-tunggu busnya tidak ada, sepertinya saya sudah terlambat kerja jadi saya pulang saja," ujar karyawati sebuah perusahaan di Tanjung Priok, Jakarta Utara itu.

Dikatakan Jelita, penghentian sementara operasional Transjakarta juga telah disampaikan kepada calon penumpang melalui selebaran yang ditempel di shelter. "Tadi di Shelter Klender Baru ada pengumuman ditempel, "ucapnya.

Sementara itu Bernardi, salah satu pengendara motor sempat mengeluhkan adanya pemblokiran jalan ini. Pria yang berkerja di kawasan PIK Cakung, pun harus rela putar balik menuju arah Pondok Bambu untuk sampai ke tempat kerjanya.

"Harusnya mobil yang dilarang, kalau pengendara motor kan bisa pelan-pelan jalan di samping. Saya kan jadi jauh muternya, apalagi arah Pondok Bambu macet," keluhnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP