Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tinjau renovasi, Djarot mau kondisi GBK tak kalah dari era Soekarno

Tinjau renovasi, Djarot mau kondisi GBK tak kalah dari era Soekarno Stadion GBK direnovasi. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambangi proyek renovasi Istora Gelora Bung Karno (GBK) untuk pelaksanaan Asian Games XVIII 2018.

Untuk mempercepat pembangunan, Pemerintah Provinsi DKI dan pengembang menambah shift para pekerja menjadi tiga shift. Djarot menginginkan proyek renovasi tersebut akan selesai tepat pada waktunya.

"Jangan sampai malu-maluin. Kondisi GBK tidak boleh kalah dari tahun 1962 (era Bung Karno). Harus ada peningkatan," kata Djarot di lokasi, Selasa (18/10).

Selain sebagai sarana olahraga bertaraf Internasional, Djarot juga menginginkan GBK menjadi cagar budaya. Oleh karena itu, beberapa gedung olahraga akan direnovasi tanpa menghilangkan bentuk aslinya. Salah satunya seperti gedung Basket, Badminton, dan Istora.

"Banyak cagar budaya yang harus dipertahankan," lanjutnya.

Dengan mengenakan helm dan jaket khusus, Djarot memasuki stadion GBK. Dengan jeli matanya melihat seluruh sudut GBK yang tengah direnovasi. Terlihat seluruh bangku di stadion utama GBK telah dibongkar. Alat-alat berat seperti eskavator dan crane sudah mulai beroperasi

"Nanti bangkunya enggak pakai kayu lagi. Biar enggak banyak tikus berkeliaran," jelas Djarot.

Selain itu, terlihat rumput-rumput lapangan juga telah diangkat. Beberapa pekerja tampak sibuk bekerja. Ada yang sedang mengelas, mengebor, dan membongkar besi-besi yang masih menempel di tribun stadion. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP