Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Soal iklan billboard, pengusaha minta Jokowi ngerti

Soal iklan billboard, pengusaha minta Jokowi ngerti Baliho. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melarang pemasangan reklame berbentuk billboard. Anggota Asosiasi Pengusaha Billboard, Ira Rahmat berharap kebijakan itu sesuai dengan kebutuhan dunia bisnis.

"Sebaiknya memang dimaksudkan supaya bisnis jadi rolling, tinggal nanti ketemu nggak titik temunya," kata Ira kepada merdeka.com, Jumat (15/2).

Banyak pihak menilai kebijakan Jokowi tersebut akan membuat pengusaha billboard menjerit. Namun Ira enggan berkomentar saat ditanyakan hal itu. Ira mengaku belum mendapat kabar dari asosiasi.

"Saya belum dengar, dari teman-teman juga hasilnya dari pertemuan kemarin, saya belum bisa komen. Kalau beritanya itu belum dengar dari asosiasi," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo prihatin melihat pemandangan reklame billboard. Pemasangan papan iklan di Jakarta seperti hutan belantara, rimbun tidak teratur hingga perlu ditertibkan.

Sebagai gantinya, Pemprov DKI bakal mengganti billboard dengan layar LED. Untuk pengaturannya, diberlakukan tarif per detik seperti iklan di televisi, namun dipastikan lebih murah. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP