KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Sebelum Tri Ari ditemukan tewas, warga dengar teriakan dari kosan

Senin, 9 Januari 2017 20:20 Reporter : Ronald
Tri Ariyani. ©2017 Instagram

Merdeka.com - Pihak kepolisian hingga kini masih selidiki kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul bernama Tri Ari Yani Puspo Arum (22), yang ditemukan tewas di kamar kos di Jalan Haji Asmad Ujung, Perumahan Kebon Jeruk Baru, Jakarta Barat, Senin (9/1) pagi. Penyelidikan salah satunya dengan menurunkan anjing pelacak di sekitar lokasi korban ditemukan tewas.

Salah seorang warga bernama Hamdah (54) mengatakan, dirinya sempat mendengarkan suara teriakan beberapa kali dari kamar kosan korban. Teriakan itu didengar sebelum korban ditemukan tewas.

"Saya dengar ada teriakan mas minta tolong pagi tadi ya. Warga lihat langsung korban sudah berdarah di kamar mandi," ujar Hamdah.

Kosan korban berada di lantai dua tidak ada nomor. Ada sekitar enam kamar kos di rumah tersebut. Di bawah ada tiga kamar kos dan di lantai dua ada tiga kamar kos. Sampai saat ini polisi masih terus menyelidiki penyebab kematian korban tersebut.

"Masih kami selidiki. Diduga akibat pembunuhan lantaran ada luka pukulan di kepala," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Lambe Patabang Birana, di lokasi.

Diketahui, Jasad Tri Ari Yani ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi. Terdapat luka tusukan di bagian leher korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan jasad korban ditemukan di dalam kamar mandi Perumahan Kebon Jeruk baru, Jakarta Barat, Jalan H Asmat Ujung, Senin (9/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Mahasiswi Universitas Indonesia Esa Unggul itu diduga jadi korban pembunuhan.

"Diduga korban pembunuhan," ujar Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Argo melanjutkan, korban sudah dibawa ke RS Siloam untuk disemayamkan dan diautopsi. Polisi, lanjut Argo, mengerahkan anjing pelacak K-9 untuk mencari jejak pelaku dengan berkeliling di TKP.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Andryanto S Randotama mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Lagi periksa saksi-saksi, tapi ini masih dugaan. Namun, benar ditemukan luka tusukan di leher," katanya saat dikonfirmasi.

Dari data yang dihimpun, korban merupakan pekerja part time dan masih kuliah di Universitas Indonesia Esa Unggul. Selain itu, korban juga merupakan keponakan asisten redaktur salah satu media. [gil]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.