Coba Pertahankan Handphone Kekasih, Pemuda Ini Kritis Dibacok Komplotan Begal di Kawasan Industri Pulogadung

Korban kritis terkena sabetan senjata tajam di perut dan tangan.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Coba Pertahankan Handphone Kekasih, Pemuda Ini Kritis Dibacok Komplotan Begal di Kawasan Industri Pulogadung
Coba Pertahankan Handphone Kekasih, Pemuda Ini Kritis Dibacok Komplotan Begal di Kawasan Industri Pulogadung (Merdeka.com)

Korban kritis terkena sabetan senjata tajam di perut dan tangan.

Sepasang kekasih mengalami luka-luka usai dibacok komplotan begal di Jalan Pulobuaran, Kawasan Industri Pulogadung, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (15/4) malam.

Salah satu korban bernama Achmad Adrian Firmansyah (21) bahkan kritis karena terkena sabetan senjata tajam di perut dan tangan.

Kesaksian Warga

Salah satu warga, Maulana mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ketika sepasang kekasih itu melintas di Jalan Pulobuaran, Kawasan Industri Pulogadung, Kecamatan Cakung.

Saat sepasang kekasih itu menepi di bagian jalan, datang empat orang menggunakan dua sepeda motor menghampiri dan merampas telepon genggam korban wanita.

Korban Wanita Minta Tolong ke Warga

Korban pria mencoba mempertahankan telepon genggam milik kekasihnya sehingga para pelaku menyerang kedua korban dengan senjata tajam hingga keduanya mengalami luka-luka. Teman wanitanya hanya mengalami luka pada bagian tangan.

"Melihat korban bersimbah darah, teman wanita korban meminta tolong ke petugas keamanan pabrik. Korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, untuk mendapatkan perawatan secara intensif," kata Maulana di Cakung, Selasa (16/4).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Barang yang dibawa kawanan begal hanya telepon genggam, sementara sepeda motor korban diamankan petugas keamanan pabrik.

Maulana menambahkan, Jalan Pulobuaran, Kawasan Industri Pulogadung, memang kerap sepi, terlebih bila memasuki tengah malam.

Maulana menambahkan, Jalan Pulobuaran, Kawasan Industri Pulogadung, memang kerap sepi, terlebih bila memasuki tengah malam.
Dok. Istimewa

"Di sini memang sepi dan rawan tindak kejahatan," ujar Maulana, demikian dikutip Antara.

Rekomendasi