Advertisement
Minimnya ruang terbuka hijau, membuat anak-anak di Jakarta bermain di tempat tak semestinya. Seperti yang terlihat di Jalan Inspeksi, Jakarta Barat, beberapa anak tampak asyik bermain layang-layang di pinggiran kali.
Advertisement
Yuk, simak foto-fotonya!
Diketahui, luas ruang terbuka hijau (RTH) DKI Jakarta hanya 33,35 juta meter persegi atau 5,18 persen dari luas total Jakarta. Angka ini jauh dari ketentuan aturan yang mensyaratkan hingga 30 persen.
Pemprov DKI kini tengah mencanangkan program “Penataan Kawasan Unggulan” untuk menambah opsi peningkatan jumlah dan luas RTH di Jakarta.
Program yang ditujukan di setiap kelurahan ini bisa menjadi batu loncatan untuk membenahi dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup di kawasan permukiman padat.
Advertisement
Di balik ingar-bingar potret kota megapolitan Jakarta, ternyata menyisakan ironi kehidupan bagi sebagian masyarakatnya.
Ketika fasilitas infrastruktur dan layanan penunjang tersedia dengan lengkap, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) masih menjadi barang berharga di Ibu Kota.
Semakin masifnya pembangunan gedung-gedung bertingkat dan padatnya hunian masyarakat membuat ruang-ruang sosial kian menyempit.
Advertisement
Anak-anak pun semakin sulit mendapatkan ruang untuk bermain, ruang interaksi warga juga minim, tempat-tempat umum untuk rekreasi gratis kian terbatas.