Masih di RS Polri, Jenazah Mustopa Penembak Kantor MUI Belum Diambil Keluarga

Kepolisian meminta keluarga Mustopa bisa segera memberikan konfirmasi untuk pengambilan jenazah. Karena, proses autopsi terhadap jenazah sudah selesai maka seyogyanya pihak keluarga segera mengambil.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Masih di RS Polri, Jenazah Mustopa Penembak Kantor MUI Belum Diambil Keluarga
Tim Inafis Cek Kantor MUI Usai Penembakan. ©2023 Liputan6.com/Faizal Fanani

Sudah hampir sepekan jenazah Mustopa, pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih tersimpan di Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto (RS Polri). Demikian hal itu disampaikan, Karumkit Polri Brigjen Hariyanto.

"Itu kan masih kita simpan di sini. Nah jadi kalau saya kan tugasnya cuma menerima untuk autopsi ya. Sebenarnya itu ketika setelah autopsi sebenarnya itu saya kasihkan ke penyidik harusnya," kata Hariyanto saat dikonfirmasi, Selasa (9/4).

Kepolisian meminta keluarga Mustopa bisa segera memberikan konfirmasi untuk pengambilan jenazah. Karena, proses autopsi terhadap jenazah sudah selesai maka seyogyanya pihak keluarga segera mengambil.

"Sebenarnya tinggal menyampaikan sekarang posisi jenazahnya masih di Jakarta ini diambil oleh siapa gitu kan. Itu sebenarnya. Ya perlunya wartawan ini juga mendorong untuk tuntasnya permasalahan," kata dia.

"Ini kan masih ada permasalahan ini mau diambil siapa. Apa memang keluarga sudah gak mau ambil semua atau apa atau mau dikebumikan di Jakarta itu kan harus ada omongannya," tambah dia.

Atas hal itu, Hariyanto mengimbau agar pihak keluarga segera untuk mengonfirmasi pengambilan jenazah Mustopa yang masih berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Polisi hingga kini belum menerima permintaan pengambilan jenazah Mustopa (60), pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat pada Selasa (2/5) lalu. Jenazah pelaku penembakan kantor MUI itu masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto (RS Polri).

"Ya sejauh ini kami belum dapatkan secara komprehensif (pengurusan administrasi)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Kamis (4/5).

Secara terpisah, Kapolsek Metro Menteng AKBP Samian menyebut, hingga sore ini pihak keluarga terduga pelaku belum meminta surat pengambilan jenazah.

"Rencana pagi ini, namun sampai saat ini belum datang," ujar Samian.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Brigjen Hariyanto mengatakan, autopsi jenazah terduga pelaku penembakan kantor MUI Jakarta sudah selesai dilakukan. Sehingga, jenazah Mustopa NR sudah bisa diambil oleh keluarganya.

"Jadi jenazah pelaku penembakan yang kemarin di kantor pusat MUI ini sudah selesai pemeriksaannya, secara fisik sudah selesai tinggal nunggu hasil PA-nya (Patologi Anatomi). Dan sekarang kondisi atau posisi jenazah ini ada di Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, dan kalau pun nanti keluarganya sudah dihubungi oleh penyidik dan kita persilakan sudah selesai," kata Hariyanto kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/5).

Rekomendasi