Polisi menangkap juru parkir liar penusuk petugas Dishub DKI Jakarta berinisial FJ (26). Pelaku berinisial R (23), positif sabu saat diperiksa polisi.
"Waktu diamankan masih pengaruh alkohol dan dicek urine dia positif sabu," ujar Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Juanda saat dihubungi, Sabtu (29/4).
Polisi menjelaskan kronologi penusukan. Saat itu korban melakukan razia parkir liar di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Namun diduga polisi juru parkir itu tidak terima saat petugas Dishub DKI Jakarta menertibkan kendaraan.
"Di pintu silang Monas Timur Laut di situ kan ada juru parkir-juru parkir tuh, juru parkir-juru parkir itu pada enggak terima. Salah satu ada yang melawan mengeluarkan senjata tajam tapi sama Dishub sigap langsung diamankan," ujar dia.
Meskipun sudah berupaya untuk mengamankan senjata tajam pelaku, korban terluka di tangan kiri. Polisi masih menyelidiki motif pelaku menusuk korban
"Karena masih pemeriksaan tapi ya pasti jadi tersangka," kata dia.
Advertisement
Sebelumnya, Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Gambir, Firdaus Burhanuddin mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.49 WIB. Mulanya petugas dishub sedang melakukan operasi cabut pentil kendaraan yang kerap kali parkir liar di sekitaran Monas.
Pelaku bersama enam rekan lainnya yang merasa tidak terima dengan giat operasi petugas dishub lantas mengeluarkan kata-kata kasar. Setelahnya pelaku mengeluarkan senjata tajam.
"Jadi ada kalimat yang memprovokasi gitu 'pada tol** lu'. Nah setelah itu dia berjalan meninggalkan kami menuju tenda posko kami, mengambil sebuah tas ransel warna hitam, lalu kembali menghampiri kami sambil mengeluarkan sajam dari tasnya. Lalu mencabut dari warangkanya, berusaha menyerang kami," ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Sabtu (29/4).
Jukir liar itupun berupaya menyerang salah satu petugas namun hendak dihalau dengan berupaya mengambil senjata tajam tersebut. Namun karena tidak langsung berhasil mengamankan, petugas dishub FJ menerima luka sayatan di tangan sebelah kiri.
"Sempat berjibaku lama untuk bisa melepaskan sajam dari tangan si pelaku, sehingga anggota kami mengalami luka sayat," ucap Firdaus.
FJ pun langsung dilarikan ke puskesmas Kecamatan Gambir dan mendapatkan enam jahitan.