Heboh Asap Gerbong KRL di Stasiun Bojong Gede, Begini Penjelasan KAI

Saat dikonfirmasi, Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan memastikan peristiwa itu bukan ledakan.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Heboh Asap Gerbong KRL di Stasiun Bojong Gede, Begini Penjelasan KAI
Asap di Gerbong KRL Stasiun Bojong Gede. akun instagram

Beredar video sebuah gerbong KRL yang mengeluarkan asap di Stasiun Bojong Gede, Bogor. Video tersebut dibagikan akun Instagram @lensa_berita_jakata pada Sabtu (25/3) pagi.

Dinarasikan, terdapat ledakan pada KRL tersebut dan mengakibatkan listrik aliran atas antara Bogor-Bojong Gede mengalami gangguan.

Saat dikonfirmasi, Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan memastikan peristiwa itu bukan ledakan.

Melainkan, adanya kendala operasional imbas padamnya Listrik Aliran Atas (LAA) pada satu jalur lintas tersebut yang menuju arah Jakarta Kota.

"Selain itu, ada kendala Sarana Commuterline No.4119 relasi Bogor-Jakarta Kota," ujar Leza dalam rilis resminya, Sabtu (25/3).

Leza menambahkan, Petugas KAI Commuter telah melakukan pemeriksaan awal terhadap sarana KRL nomor 4119 yang terkendala itu.

Oleh karena itu, armada hanya dijalankan sampai Stasiun Depok untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di Dipo Depok.

"Seluruh pengguna commuterline nomor 4119 seluruhnya dialihkan ke rangkaian pengganti yang sudah tersedia di Stasiun Depok. Perjalanan commuterline pada lintas tersebut sudah kembali normal pada pukul 08.05 Wib," kata Leza.

Leza meminta maaf atas ketidaknyamanan perjalanan commuterline pada pagi hari ini. Sebab, proses evakuasi tersebut membuat perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota mengalami keterlambatan selama 20 sampai 30 menit.

"KAI Commuter memohon maaf selama proses evakuasi yang dilakukan terjadi kelambatan 7 perjalanan commuterline relasi Bogor-Jakarta Kota selama 20 hingga 30 menit," ucap Leza.

Rekomendasi