Menelusuri Jalan Berlubang di Jalur Transjakarta Koridor 13

Dari Halte Adam Malik sampai Halte Mayestik, merdeka.com melihat lubang di jalan. Terparah, lubang ditemukan di Halte Kebayoran menuju Halte Velbak.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Menelusuri Jalan Berlubang di Jalur Transjakarta Koridor 13
Perbaikan Jalan Berlubang di DI Panjaitan. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Aspal di jalur Transjakarta Koridor 13 rusak. Pengguna Transjakarta ramai-ramai mengeluh. Mereka merasa tak nyaman menggunakan Transjakarta melalui jalur yang mulai beroperasi pada 16 Agustus 2017 itu.

merdeka.com mendatangi langsung jalur tersebut pada Minggu (19/2) pukul 10.00 WIB. Menggunakan armada bus 13B rute Puri Beta 2-Pancoran Barat dan turun di Halte Mayestik.

Dari Halte Puri Beta kemudian melewati 14 halte untuk sampai di Pancoran Barat. Pemberhentian pertama adalah Halte Puri Beta 1. Lalu, melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Halte Adam Malik.

Dari Adam Malik, bus yang ditumpangi bergerak ke jalur busway elevated atau jalur layang. Di sini, hanya tersedia dua jalur yang digunakan untuk dua arah yang berlawanan.

Dari Halte Adam Malik sampai Halte Mayestik, merdeka.com melihat lubang di jalan. Terparah, lubang ditemukan di Halte Kebayoran menuju Halte Velbak. Lubang terlihat lebih besar dibanding lubang di halte-halte sebelumnya.

Jessica (26) salah satu pengguna Transjakarta menceritakan kisahnya menggunakan moda transportasi ini setiap hari. Jessica merupakan seorang konsultan. Ia baru berkantor di daerah Blok M. Jessica mengaku sering turun di Halte CSW.

"Itu lubang sudah lama banget ya. Sebelum (pandemi) Corona sudah ada. Bikin goyang-goyang emang udah gitu kalau bus rem kan otomatis gerak badannya, ya sama aja kalau ngehindarin lubang dan ngerem makin nambah gerak badannya," kata Jessica.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan bahwa bus kerap menghindari lubang dengan keluar dari jalur ada. Tak hanya itu, jika jalur kosong, kadang bus memilih melalui jalan yang berlawanan arah.

"Kadang kan dia suka rem biar pelan-pelan enggak kaget penumpangnya kalau ada lubang. Kadang juga belok kayak motor gitu menghindar dari lubang. Kalau itu udah goyang-goyang tuh kitanya (penumpang). Tapi kadang juga suka lawan arah kalau busnya sepi," tambah Jessica.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti persoalan ini. Dia mengaku mengecek jalur layang Transjakarta pagi tadi.

"Pagi tadi sudah kita cek. Biasanya kan kita ngecek, survei, butuh pelaksanaan seperti apa dan peralatan apa saja. Begitu dicek, langsung kita siapkan peralatan dan pelaksanaannya," jelas Hari.

Untuk diketahui, Koridor 13 TransJakarta menghubungkan Halte Tendean di Jl Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Halte Dukuh Atas di Setia Budi, Jakarta Selatan, Halte Ragunan di Jakarta Selatan, Halte Pancoran Barat di Jalan Jendral Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan, dan Halte Laturharhari di JL. H.R. Rasuna Said, Menteng, Jakarta Pusat.

Koridor ini merupakan penghubung transportasi dari Tangerang menuju Jakarta. Maka dari itu, jalur ini dipastikan ramai setiap hari.

Rekomendasi