Satpol PP DKI Kerahkan 490 Personel Jaga Malam Tahun Baru

Arifin menjelaskan, pihaknya membantu dalam penyekatan kendaraan-kendaraan yang akan melaju di wilayah car free night. Kemudian, ia juga akan mengatur lokasi pedagang.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Satpol PP DKI Kerahkan 490 Personel Jaga Malam Tahun Baru
Kasatpol PP DKI Arifin. ©2020 youtube BNPB

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengerahkan 490 personel untuk menjaga keamanan pada malam tahun baru. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, pihaknya akan menjaga car free night bertajuk Malam Muda Mudi yang diadakan di Sudirman-Thamrin.

"Yang berkaitan dengan malam tahun baru, ada kegiatan Malam Muda Mudi Semarak Jakarta, car free night. Kami terlibat juga dalam rangka pengamanan sepanjang jalur itu (Sudirman-Thamrin) dengan menerjunkan lebih kurang 490 personel," kata Arifin kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).

Arifin menjelaskan, pihaknya membantu dalam penyekatan kendaraan-kendaraan yang akan melaju di wilayah car free night. Kemudian, ia juga akan mengatur lokasi pedagang.

"Kita ingin memastikan bahwa panggung-panggung hiburan yang sudah disiapkan di enam titik lokasi yang sudah ditentukan, mungkin nanti apakah berkembang dinamikanya akan bertambah. Yang pasti bahwa tugas kami di Satpol PP pertama membantu dalam hal penyekatan kendaraan yang dipastikan tidak bisa melintas yang kemungkinan dimulai pada pukul 20.00 WIB. Termasuk juga pengaturan untuk para pedagang, sentra zona mana yang boleh dan zona mana yang tidak boleh," jelas Arifin.

Arifin menjelaskan, pengaturan lokasi pedagang sama seperti saat car free day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Selain menjaga Malam Muda Mudi, Arifin juga mengatakan bahwa pihaknya akan menjaga ruang-ruang publik yang banyak dikunjungi oleh masyarakat di malam tahun baru.

"Ruang publik yang biasanya ramai dikunjungi Kota Tua, Jakarta Barat. Kemudian ada di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, kemudian di kawasan China Town di PIK 2, kemudian di BKT, Jakarta Timur. Berikutnya di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, dan juga Jakarta Pusat di Masjid Akbar," tambah Arifin.

Lebih lanjut, Arifin menimbau kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat perayaan tahun baru, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Kita masih terus mengimbau kepada seluruh masyarakat sebaiknya tetap menggunakan masker apalagi ada di dalam ruang indoor," kata Arifin.

Rekomendasi