Kronologi Sopir TransJakarta Tewas Ditusuk, Pelaku Geram HP Dilindas Motor Korban

Insiden itu terjadi ketika pelaku dan korban sama-sama menuju jalan pulang mengendarai motor.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kronologi Sopir TransJakarta Tewas Ditusuk, Pelaku Geram HP Dilindas Motor Korban
Rilis Penangkapan Penusuk Sopir TransJakarta. Nur Habibie

Polisi menangkap AR, penusuk sopir TransJakarta bernama di Randi Pramoni (30) di Jalan Raya Bogor KM 26, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (22/11) malam. Insiden itu terjadi ketika pelaku dan korban sama-sama mengendarai motor menuju jalan pulang.

"Ini kejadiannya adalah pada saat korban pulang di Ciracas," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono kepada wartawan, Kamis (24/11).

Budi mengatakan, pelaku mengaku saat itu mengendarai motor di depan korban dengan kondisi mabuk. Kemudian handphone pelaku jatuh dan dilindas motor korban.

Pelaku yang terima handphone rusak akibat dilindas motor pelaku terlibat cekcok dengan korban. Pelaku yang membawa badik kemudian menusuk korban. Senjata tajam tersebut kemudian dibuang pelaku di Jalan Rancho Indah.

"Jadi diminta mengganti kerugian, akhirnya cekcok mulut kemudian tidak terjadi kesepakatan. Kebetulan tersangka juga dalam keadaan mabuk, akhirnya terjadi penusukan," ujar dia.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan. Pelaku kemudian ditangkap di kawasan Jakarta Selatan.

"Kemudian anggota melaksanakan penyelidikan, penyidikan. Alhamdulillah tertangkap di daerah Jakarta Selatan, dan kurang lebih dari 1×24 jam kita bisa mengamankan pelaku tersebut," kata dia.

Bukan Geng Motor

Budi menegaskan, korban tewas bukan karena diserang oleh sekolompok geng motor. Melainkan karena ada kesalahpahaman dengan terduga pelaku.

"Jadi memang bukannya geng motor, bukan apa. Jadi cek cok kesalapahaman karena handphone tersangka terlindas oleh korban," tegasnya.

Atas perbuatannya, terduga pelaku yang juga seorang residivis ini dikenakan Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat 3. Ancaman di atas 12 tahun.

"(Pelaku) Sendiri, memang pada saat itu ada temannya tapi tidak melakukannya dengan temannya. Jadi kita dalami sebagai saksi," tutupnya.

Sebelumnya, Nasib nahas dialami seorang sopir TransJakarta bernama Randi Pramono (30). Randi ditemukan warga tewas setelah ditusuk seseorang di Jalan Raya Bogor KM 26, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengatakan, hasil pemeriksaan dua saksi menyebutkan bahwa korban terlihat sedang mengobrol dengan seseorang sebelum meregang nyawa pada Selasa (22/11) pukul 23.30 WIB.

"Keterangan saksi ada dua motor, termasuk motor korban," kata Jupriono di Jakarta, Rabu (23/11).

Terlibat Perkelahian

Jupriono menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas, sebelum tewas Randi juga sempat terlibat cekcok dengan seorang pengendara sepeda motor. Korban dan pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu kemudian terlibat perkelahian.

Sekitar 10 menit setelah perkelahian itu, warga mendapati Randi yang saat kejadian mengenakan jaket PT TransJakarta sudah dalam keadaan terkapar. Sedangkan pelaku sudah melarikan diri.

"Korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kanan. Dari hasil olah TKP yang sudah kita lakukan telepon korban hilang. Untuk sepeda motor korban masih ada," ujar Jupriono.

Jupriono mengatakan, jenazah Randi sudah dibawa ke Instalasi Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi dan penyelidikan kasus. Kasus penusukan hingga berujung kematian pramudi bus TransJakarta itu dalam penyelidikan jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas.

"Kasusnya dalam penyelidikan. Hasil penyelidikan sementara terjadi keributan antara dua orang yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia," tutur Jupriono.

Rekomendasi