Momen Ramadan dan Idulfitri kerap mengundang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mengais rejeki lebih. Manusia gerobak mereka biasa disebut.
Biasanya area masjid besar dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk mengantisipasi adanya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Sosial Jakarta Pusat, Abdul Salam mengatakan, pihaknya telah
mengerahkan petugas di Masjid Istiqlal, Masjid Cut Mutia, Masjid Sunda Kelapa dan masjid lainnya.
Selain itu, pengawasan juga dilakukan di TPU Karet Bivak, TPU Kawi-Kawi, TPU Pasar Baru Barat dan TPU Petamburan.
Diharapkan agar warga yang ingin beramal dan memberikan infaq, sedekah maupun zakat kepada PPKS tidak dilakukan di jalan. "Lebih baik memberikan melalui platform yang sudah tersedia agar lebih teratur dan tertib," kata Abdul.
Abdul menjelaskan, PMKS kerap mendatangi masjid dan TPU karena banyak warga yang melakukan amal dan sedekah usai beribadah dan berziarah.
Selain masjid dan TPU, Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat juga mencatat ada tiga lokasi yang rawan didatangi PMKS selama Ramadhan, yakni Kemayoran, Cikini dan Salemba.
Selama bulan Ramadan sampai perayaan Idul Fitri, pihaknya akan fokus di tiga lokasi itu. "Namun, bukan berarti wilayah lain tidak diperhatikan, wilayah lain juga kita lalukan pengawasan dengan cara keliling wilayah," kata Abdul.
Untuk mengantisipasi PMKS, Sudinsos terus melakukan pengawasan dengan mengerahkan 83 anggota Satgas Petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S).
Dalam pengawasan terhadap PMKS di wilayah Jakarta Pusat, Satgas P3S bertugas tiga shift, yakni pagi pukul 07.00-15.00, 15.00-23.00 dan 23.00-07.00 Wib. Seperti dikutip Antara.