Uji Coba Belajar Tatap Muka, Disdik DKI Sebut Ada Kenaikan Siswa ke Sekolah

Saat belajar tatap muka tersebut tidak ada laporan terkait temuan kasus Covid-19.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Uji Coba Belajar Tatap Muka, Disdik DKI Sebut Ada Kenaikan Siswa ke Sekolah
Belajar tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja meyatakan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap pertama di 85 sekolah telah berjalan dengan lancar. Berdasarkan evaluasi, kehadiran siswa untuk PTM mengalami kenaikan yang signifikan.

"Mulai 7 April hingga 12 April, anak-anak yang hadir di PTM itu meningkat, khususnya antusias pada siswa kelas 6 SD, 9 SMP, dan kelas 12 SMA," kata Taga saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).

Dia juga mengatakan saat PTM tersebut tidak ada laporan terkait temuan kasus Covid-19. Kemudian masyarakat di sekitar sekolah juga tidak menolak dengan adanya uji coba itu. Selain itu, orang tua murid juga mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM.

"Sekolah senantiasa melakukan protokol kesehatan yang ketat dan terakhir evaluasi yang kami dapati telah terjadi komitmen kerja sama antara stakeholder terkait, yaitu sekolah, puskesmas, Satpol PP dan tokoh masyarakat," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menyatakan sejumlah poin penting dalam pelaksanaan ujicoba pembelajaran tata muka. Salah satunya yakni mengenai durasi belajar siswa di sekolah.

"Durasi belajar yang terbatas antara 3 sampai 4 jam dalam satu hari," kata Nahdiana.

Lalu, pelaksanaannya pun hanya sekali seminggu untuk satu jenjang kelas dalam satuan pendidikan. Kemudian kapasitasnya juga dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah keseluruhan satu kelas.

Selanjutnya, pengaturan tempat duduk siswa juga berikan jarak 1,5 meter. Sedangkan untuk materi pelajarannya juga terbatas.

"Yaitu hanya materi-materi esensial yang disampaikan pada pembelajaran tatap muka," ucapnya.

Reporter: Ika Defianti

Rekomendasi