Pelaku Tawuran di Cipinang Besar Utara Jarah Hingga Rusak Kantor RW

Peristiwa itu berlangsung di Jalan Bekasi Timur 4 RW 04 Cipinang Besar Utara melibatkan dua kelompok warga. Mereka diduga warga di luar wilayah setempat.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Pelaku Tawuran di Cipinang Besar Utara Jarah Hingga Rusak Kantor RW
Ilustrasi Tawuran. ©2015 Merdeka.com

Pelaku tawuran di wilayah Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, menjarah barang dagangan milik pengusaha kaki lima pada Jumat (11/12) malam. Tidak hanya itu, mereka juga merusak kantor pengurus RW setempat.

"Tawurannya sekitar jam 21.45 WIB. Kejadian semalam lebih parah karena ada penjarahan terhadap tukang nasi goreng. Bukan cuma dirusak gerobaknya, uang dan nasi satu bakul juga dibawa kabur," kata saksi mata kejadian, Abdul Jamar, Sabtu (12/12).

Peristiwa itu berlangsung di Jalan Bekasi Timur 4 RW 04 Cipinang Besar Utara melibatkan dua kelompok warga. Mereka diduga warga di luar wilayah setempat.

Jamar menyebut jumlah mereka mencapai puluhan. Masing-masing anggota kelompok melengkapi diri dengan berbagai senjata tajam seperti celurit dan parang.

"Mereka warga luar semua. Saya tahu karena wajahnya tidak kita kenal. Mereka datang pakai mikrolet sudah siap senjata dan pakai helm," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Bentrokan dua kelompok warga itu terekam melalui kamera pengintai (CCTV) milik salah seorang warga yang kemudian viral di media. Massa mengincar kantor RW 04 dengan cara merusak bagian kaca dan beberapa atap bangunan rusak.

Selanjutnya massa bergerak menyusuri jalan sambil merusak gerobak milik pedagang dari jalanan warga setempat.

Belum diketahui penyebab dari kejadian itu, namun Jamar memastikan bahwa serangan dari kelompok yang tidak dikenal itu kerap terjadi di wilayah itu.

"Semalam memang kejadian yang paling parah karena kerugian materinya lumayan juga," terangnya.

Sementara itu, Ketua RW 04 Afrizal memastikan tidak ada korban luka maupun tewas dalam kejadian tersebut.

"Kejadiannya berlangsung tiba-tiba. Saat itu masih banyak warga yang sedang beraktivitas. Tapi susah saya cek tidak ada korban apapun kecuali kerusakan," katanya.

Kejadian ini dalam penanganan intensif Polsek Jatinegara, Jakarta Timur. Sejumlah polisi masih berjaga-jaga di lokasi kejadian guna mengantisipasi kejadian serupa terulang.

Rekomendasi